GueBerita.com – Puncak perayaan Bersih Desa di Kelurahan Sogaten, Kota Madiun, berlangsung dengan sangat meriah pada Sabtu (11/7) malam, bertempat di Lapangan Sogaten. Acara ini menghadirkan pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Makutharama yang dibawakan oleh dalang muda berbakat asli daerah setempat, Ki Aditya Krisna.
Selain pertunjukan wayang, rangkaian bersih desa ini juga dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik. Mulai dari kirab pusaka yang khidmat, arak-arakan gunungan yang penuh kreasi, hingga pentas seni yang menampilkan bakat-bakat lokal. Tidak ketinggalan, bazar UMKM turut memeriahkan suasana, diikuti oleh sekitar 80 stan pedagang yang menjajakan beragam produk unggulan.
Lebih dari sekadar hiburan semata, acara bersih desa ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Warga mendapatkan akses mudah untuk layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Madiun. Selain itu, fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis juga disediakan untuk menunjang kesehatan warga.
Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap tradisi bersih desa. Beliau menegaskan bahwa tradisi ini memiliki nilai luhur yang wajib dijaga kelestariannya. Agenda ini bukan hanya sekadar hiburan tahunan, melainkan sebuah sarana penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat identitas lokal yang menjadi kebanggaan.
“Kota Madiun memiliki slogan yang sangat kuat, yaitu berkarya, berbudaya, mendunia. Jika kita tidak mengangkat dan melestarikan budaya yang kita miliki, tentu akan menjadi sebuah kerugian besar. Setiap kelurahan sudah memiliki agenda kegiatan masing-masing, salah satunya adalah bersih desa, dan ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mendukungnya,” ujar F. Bagus Panuntun dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Madiun saat ini tengah dalam tahap pematangan sebuah program inovatif bernama Gerakan Ekonomi Maju, Aktif, Kelurahan Berdaya (GEMA Berdaya). Program ini dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada tahun 2027 mendatang. GEMA Berdaya dirancang sebagai strategi jangka panjang untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan.
Melalui program GEMA Berdaya, setiap kelurahan di Kota Madiun akan didorong untuk memiliki agenda mandiri yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi warga. Pemberdayaan ini akan dilakukan dengan cara memanfaatkan secara optimal potensi seni, budaya, dan kearifan lokal yang dimiliki oleh masing-masing kelurahan. Tujuannya adalah untuk menciptakan sumber-sumber ekonomi baru yang berkelanjutan.
Dengan mengintegrasikan potensi budaya dan kekuatan ekonomi lokal, Pemerintah Kota Madiun memiliki harapan besar. Diharapkan tradisi bersih desa yang penuh makna ini dapat terus lestari dan berkembang. Program GEMA Berdaya juga diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta lokal baru di berbagai bidang, serta menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di setiap kelurahan secara merata. (*)






