Tanda Toxic Parenting dalam Drakor Teach You a Lesson

Lifestyle1 Views

GueBerita.com – Serial original Netflix terbaru, Teach You a Lesson, telah berhasil memikat hati para penggemar drama Korea sejak penayangannya di awal Juni lalu.

Drama yang terdiri dari 10 episode ini menceritakan kisah Badan Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP). Organisasi fiksi ini dipimpin oleh Menteri Pendidikan, Choi Gang Seok (diperankan oleh Lee Sung Min), dan mantan kapten pasukan khusus, Na Hwa Jin (diperankan oleh Kim Moo Yeol).

BPHP memiliki tugas untuk mengatasi berbagai pelanggaran serius di lingkungan sekolah, baik yang melibatkan guru maupun siswa. Selain menyajikan adegan-adegan menegangkan, setiap episode dalam drama ini juga sarat dengan pesan moral mendalam mengenai realitas kehidupan sehari-hari.

Salah satu isu krusial yang diangkat dalam serial ini adalah fenomena toxic parenting atau pola asuh orang tua yang beracun. Melalui karakter-karakternya, penonton diajak untuk memahami bagaimana ambisi dan ego orang tua justru dapat berdampak buruk pada kesehatan mental anak.

“Orang tua seharusnya menjadi pihak yang memberikan dukungan kepada anak dalam batas-batas yang rasional. Pola asuh yang penuh tuntutan atau intimidasi sama sekali tidak seharusnya ditunjukkan,” demikian pesan moral penting yang tersirat dalam drama ini.

Berikut adalah 5 sikap toksik orang tua yang digambarkan secara gamblang dalam drakor Teach You a Lesson:

1. Memaksakan Kehendak dan Ambisi Pribadi

Pola asuh yang penuh tuntutan ini terlihat dengan jelas di lingkungan SMA Seungyeon, sebuah sekolah elit yang dihuni oleh siswa-siswa berprestasi. Salah satu karakter siswa, Jung Hyeon Min (diperankan oleh Kim Tae Young), memiliki seorang ibu yang sangat protektif dan penuh ambisi.

Sang ibu terobsesi agar Hyeon Min berhasil masuk ke jurusan kedokteran di Seoul National University (SNU). Demi mewujudkan ambisinya, ia rela menggunakan cara apa pun, tanpa mempertimbangkan apakah jalur karier tersebut benar-benar impian sang anak atau hanya sekadar pemenuhan ego pribadinya.

2. Menutup Mata Terhadap Tekanan Fisik dan Mental Anak

Akibat dari ambisi sang ibu, kehidupan Jung Hyeon Min dipenuhi dengan jadwal belajar yang sangat padat. Ia tidak memiliki waktu luang sedikit pun untuk beristirahat.