Menko Pangan Zulkifli Hasan: 14 Lokasi Baru PSEL Siap Dibangun di 71 Daerah

Nasional9 Views

GueBerita.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengumumkan perkembangan penting terkait upaya penanganan sampah nasional.

Pemerintah tengah mempercepat pembangunan dan menyederhanakan regulasi terkait Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) sebagai solusi untuk mengubah sampah menjadi energi listrik.

Kemajuan program ini ditandai dengan telah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025. Dalam enam bulan terakhir, tiga proyek PSEL dilaporkan telah memasuki tahap konstruksi.

Lebih lanjut, terdapat 14 lokasi baru yang sedang dalam tahap persiapan di 71 kabupaten/kota. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Zulkifli Hasan melalui akun Instagram pribadinya, @zul.hasan, pada hari Senin, 11 Mei 2026.

Zulkifli Hasan menyampaikan kekhawatiran Presiden Prabowo Subianto mengenai isu sampah yang terus menjadi perhatian serius.

Baca juga: Diskusi BGN: Kunci Sukses MBG adalah Pengawasan Komunitas yang Ketat

“Presiden Prabowo berkali-kali menyampaikan keresahannya soal sampah,” ujar Zulkifli Hasan dalam unggahannya. Ia menambahkan bahwa persoalan sampah kini tidak hanya menyangkut kebersihan semata, melainkan juga berdampak pada kesehatan, kelestarian lingkungan, hingga masa depan perkotaan.

Melalui percepatan pembangunan PSEL yang didukung oleh Perpres baru, pemerintah berupaya agar fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dapat segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tujuan utama dari program PSEL ini adalah untuk secara signifikan mengurangi volume sampah yang ada, meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, serta memanfaatkan sampah sebagai sumber energi terbarukan.

Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang efektif dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia, di mana jumlah sampah terus bertambah hingga jutaan ton setiap tahunnya.

Pemerintah juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya ini, dimulai dari meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilah sampah di tingkat rumah tangga.