Perkuat Gizi Anak, Pemkot Madiun dan BKKBN Jatim Tingkatkan Program Makan Bergizi 3B

Nasional10 Views

Gempur Stunting, Pemkot Madiun dan BKKBN Jatim Perkuat Program Makan Bergizi Gratis 3B – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan komitmen kuatnya dalam upaya berkelanjutan menekan angka stunting. Hal ini dipertegas melalui sebuah pertemuan penting antara Sekretaris Daerah Kota Madiun, Ir. Soeko Dwi Handiarto, dengan Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Balai Kota Madiun pada hari Selasa, 12 Mei.

Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini secara spesifik menyasar kelompok 3B, yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita yang tidak mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Program MBG dirancang sebagai langkah pencegahan strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sejak dini.

Baca juga: Bhikkhu Indonesia Lakukan Jalan Damai ke Borobudur, Tiba di Banyuwangi

Dalam diskusi tersebut, para pemangku kepentingan menekankan bahwa keberhasilan program penanganan stunting sangat bergantung pada beberapa faktor krusial. Akurasi data yang tervalidasi, pendampingan intensif bagi keluarga yang membutuhkan, serta kolaborasi yang solid antarberbagai sektor menjadi kunci utama.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Ir. Soeko Dwi Handiarto, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya dukungan dari berbagai lini di lapangan. Ia menegaskan bahwa intervensi yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa adanya partisipasi aktif dari semua pihak.

“Penanganan stunting ini membutuhkan sinergi dari semua pihak. Bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi juga sangat penting adanya keterlibatan dari para kader, penyuluh Keluarga Berencana (KB), hingga seluruh elemen masyarakat. Dengan begitu, intervensi yang kita lakukan akan benar-benar tepat sasaran,” ujar Ir. Soeko Dwi Handiarto.

Pemerintah Kota Madiun memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG yang ditujukan bagi sasaran 3B. Melalui jalinan kerja sama yang erat dengan BKKBN Jawa Timur, diharapkan distribusi bantuan gizi dapat tersalurkan secara merata dan berkelanjutan kepada seluruh kelompok sasaran yang berhak di wilayah Kota Madiun.

Dengan adanya koordinasi yang semakin kuat dan terpadu, target percepatan penurunan angka stunting di Kota Madiun diharapkan dapat tercapai lebih cepat dan tepat sasaran, memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan generasi penerus.