Perkuat Tata Kelola Energi, ESDM Lantik Pejabat Baru

Nasional7 Views

GueBerita.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat birokrasi melalui pelantikan sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan kementerian tersebut.

Acara yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot, pada Rabu (17/6) ini, merupakan bagian integral dari upaya ESDM untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, pelantikan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat yang bergantung pada sektor energi dan sumber daya mineral.

Penguatan kinerja organisasi dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi prioritas utama Kementerian ESDM. Hal ini dilakukan demi mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan kepada publik.

Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator dan pengawas menjadi salah satu manifestasi nyata dari komitmen tersebut. Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukanlah sekadar formalitas belaka.

Ia menekankan bahwa sumpah tersebut merupakan ikrar suci yang diucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara. Sumpah ini mengandung tanggung jawab moral yang besar bagi setiap pejabat dalam menjalankan amanah jabatan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Yuliot juga menggarisbawahi pentingnya integritas dan kedisiplinan. Nilai-nilai dasar ini harus tertanam kuat dalam diri setiap aparatur negara. Dengan memegang teguh integritas dan kedisiplinan, para pejabat diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara profesional, akuntabel, dan menghasilkan kinerja yang tinggi.

Peran strategis Kementerian ESDM dalam mewujudkan program Asta Cita, khususnya pada poin kedua dan kelima, turut menjadi sorotan. Asta Cita sendiri mencakup upaya memantapkan sistem pertahanan keamanan negara, serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada di berbagai sektor. Sektor-sektor tersebut meliputi pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Lebih lanjut, Kementerian ESDM juga berkomitmen untuk melanjutkan program hilirisasi dan industrialisasi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk sumber daya alam di dalam negeri, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Sebagai pejabat baru yang dilantik, saya menitipkan beberapa pesan penting untuk menjadi panduan saudara,” ujar Yuliot dalam sambutannya. Ia merinci pesan tersebut menjadi tiga poin utama.

Pesan pertama adalah pentingnya menanamkan dan menerapkan *core value* berakhlak sebagai pondasi dasar dalam bekerja. Hal ini mencakup pemberian pelayanan publik yang prima, ramah, dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Pesan kedua adalah menjaga kedisiplinan dan integritas. Kedua aspek ini menjadi fondasi krusial bagi seorang aparatur sipil negara dalam menjalankan tugasnya dengan baik dan terhormat.

Terakhir, pesan ketiga menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas diri dan selalu bersikap adaptif. Yuliot mengingatkan bahwa dunia terus berubah dengan sangat cepat, sehingga aparatur negara dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya babak baru bagi para pejabat yang baru saja mengemban amanah. Mereka diharapkan dapat bekerja dengan semangat yang baru, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta memegang teguh integritas dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.