ESDM Pastikan B50 Aman, Uji Coba 2025 Sempat Catat Penurunan Umur Filter Kendaraan

Nasional3 Views

GueBerita.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) angkat bicara mengenai kekhawatiran publik terkait penggunaan bahan bakar B50 yang rencananya akan diluncurkan pada 1 Juli 2026.

Sorotan publik muncul kembali menyusul penetapan program mandatori pencampuran 50 persen biodiesel ke dalam bahan bakar solar oleh pemerintah.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, pada Rabu (17/6/2026) memberikan pernyataan bahwa uji jalan untuk bahan bakar B50 telah dilaksanakan sejak April 2026.

Menurut Anggia, kualitas bahan bakar B100 yang menjadi komponen campuran dalam B50 telah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Ia menambahkan bahwa hasil pengujian menunjukkan konsumsi bahan bakar pada kendaraan tetap berada dalam rentang standar yang dikeluarkan oleh pabrikan. Selain itu, tidak ada gangguan terhadap stabilitas operasional kendaraan yang terdeteksi selama pengujian.

Pemerintah memiliki target besar melalui implementasi B50 ini, yakni untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sumber energi berbasis nabati yang ada di dalam negeri.

Kementerian ESDM memperkirakan program B50 ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Diperkirakan, program ini berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun. Lebih lanjut, program ini juga diprediksi akan mampu mendorong penyerapan tenaga kerja hingga mencapai 2,2 juta orang.

Di tengah persiapan peluncuran yang semakin dekat, sejumlah temuan dari hasil uji coba B50 yang pernah dipaparkan sebelumnya kembali menjadi perhatian publik. Temuan ini sempat disampaikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, dalam sebuah rapat dengan Komisi VII DPR pada November 2025.

Pada saat pemaparannya, Eniya menjelaskan bahwa rangkaian pengujian yang dilakukan mencakup berbagai aspek. Aspek-aspek tersebut meliputi karakteristik bahan bakar, proses presipitasi, stabilitas penyimpanan, serta uji laboratorium yang mendalam terhadap berbagai komposisi campuran antara biodiesel dan solar.

Berdasarkan hasil awal dari pengujian tersebut, teridentifikasi bahwa penggunaan bahan bakar B50 memiliki kecenderungan untuk memperpendek umur pakai filter pada kendaraan jika dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar B40.

Eniya lebih lanjut merinci bahwa umur filter, yang pada kondisi normal biasanya dapat bertahan sekitar tiga bulan, dalam beberapa skenario pengujian B50 dilaporkan dapat berkurang menjadi hanya dua bulan.