Hidupkan UMKM dan Ruang Publik, Pemkot Madiun Matangkan Konsep Penataan Taman Kota – Pemerintah Kota Madiun berupaya keras untuk menyempurnakan rencana penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta berbagai kawasan publik guna memperindah tampilan kota.
Upaya ini menjadi fokus pembahasan mendalam antara Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Diskusi tersebut berlangsung dalam sebuah audiensi desain yang diselenggarakan di ruang kerja Plt Wali Kota pada hari Rabu, 13 Mei.
Dalam forum pertemuan tersebut, beberapa konsultan dihadirkan untuk memaparkan rencana rehabilitasi dan penataan yang akan dilakukan di beberapa titik lokasi strategis. Area yang menjadi perhatian utama meliputi Alun-Alun Kota Madiun, Taman Demangan, serta Taman Hutan Kota.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan bahwa setiap pembangunan ruang publik harus berlandaskan pada perencanaan yang matang dan tidak boleh hanya sekadar menjadi proyek formalitas. Ia secara tegas mengingatkan agar aspek kualitas serta keberlanjutan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan.
Baca juga: Program TMMD Sukorejo Capai 75%, Bupati Optimis Tuntas 21 Mei
Bagus juga menggarisbawahi pentingnya sebuah “narasi” atau alur cerita yang jelas dalam setiap pembangunan fisik. Hal ini bertujuan agar hasil akhir pembangunan memiliki karakter yang kuat dan mampu mencerminkan identitas khas Kota Madiun.
“Jika kita ingin mengerjakan RTH, misalnya, jangan langsung berpikir tentang anggaran terlebih dahulu. Konsepnya harus terdefinisi dengan baik, alur perjalanannya harus jelas, ceritanya harus menarik, baru kemudian kita membahas biayanya. Hindari situasi di mana gambar desain harus disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” ujar F. Bagus Panuntun dengan tegas.
Lebih lanjut, Bagus memberikan berbagai masukan yang sangat detail, mencakup aspek estetika visual dan juga fungsionalitas ruang. Masukan ini meliputi penataan taman agar terlihat lebih rapi, penyediaan akses masuk yang memadai, penambahan area bermain khusus untuk anak-anak, hingga penempatan ikon dan maskot kota agar dapat menarik minat baik bagi para wisatawan maupun penduduk lokal.
Selain berfokus pada keindahan visual semata, penataan kawasan publik ini juga memiliki misi ekonomi yang signifikan. Kawasan publik yang akan dibangun nantinya dirancang khusus untuk menjadi pusat magnet aktivitas masyarakat dan sekaligus memberikan dukungan nyata bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dengan konsep yang kuat, terencana, dan suasana yang nyaman, diharapkan seluruh ruang terbuka di Kota Madiun dapat menjadi lebih hidup. Lebih dari itu, penataan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.






