Plt Wali Kota Madiun Alokasikan Rp10 Juta untuk Operasional RT Kelola Sampah

News15 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota Madiun secara proaktif mempersiapkan pelaksanaan program Gerakan Pilah Sampah dari Rumah. Sebagai bagian dari persiapan ini, 170 relawan yang tergabung dalam komunitas Pendekar Hijau telah menerima pembekalan intensif melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan.

Pembukaan acara pelatihan ini dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang bertempat di SunCity Madiun pada hari Rabu, 15 Juli. Kehadiran Plt Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung inisiatif pengelolaan sampah yang lebih baik.

Para relawan Pendekar Hijau akan memainkan peran krusial di tingkat komunitas paling bawah. Mereka ditugaskan untuk bekerja sama dengan para ketua RT dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk mengaktifkan kembali fungsi bank sampah yang mungkin sudah lama tidak berjalan, turut menyukseskan Program Kampung Iklim (ProKlim), serta memastikan bahwa gerakan pemilahan sampah berjalan lancar di setiap lingkungan tempat tinggal.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan bahwa kunci utama keberhasilan program ini terletak pada sinergi yang kuat antara para relawan dan pengurus RT. Kerjasama yang baik antar kedua elemen ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat secara maksimal.

“Pendekar Hijau akan menjadi penggerak di masyarakat. Tugasnya mengedukasi warga mengenai pemilahan sampah dengan berkoordinasi bersama ketua RT agar program berjalan efektif,” jelas F. Bagus Panuntun. Pernyataan ini menegaskan peran strategis relawan sebagai ujung tombak edukasi.

Untuk memberikan dukungan nyata dan memastikan kelancaran program di lapangan, pemerintah daerah telah mengalokasikan sumber daya finansial. Dana operasional sebesar Rp10 juta akan disalurkan kepada setiap RT. Penyerahan bantuan dana ini dijadwalkan akan dilakukan secara simbolis pada tanggal 31 Juli 2026. Momen ini bertepatan dengan pencanangan resmi Gerakan Pilah Sampah dari Rumah, menandai dimulainya program secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah kota, pengurus RT, para relawan Pendekar Hijau, serta seluruh elemen masyarakat, Gerakan Pilah Sampah dari Rumah ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya dan kebiasaan baru dalam mengelola sampah. Fokus utamanya adalah pada pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkup keluarga, menciptakan kebiasaan positif sejak dini.

Upaya berkelanjutan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah Kota Madiun. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kota yang tidak hanya lebih bersih, tetapi juga lebih sehat dan lestari bagi generasi mendatang. Dengan partisipasi aktif seluruh warga, Madiun diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang baik di Indonesia.