Gempa M6,7 Sulteng Ganggu Jaringan Telekomunikasi, Kominfo Koordinasi Perbaikan Layanan

Nasional2 Views

GueBerita.com – Gempa bumi dengan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026, dilaporkan telah menimbulkan dampak signifikan pada infrastruktur komunikasi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) segera mengambil langkah proaktif untuk memantau dan mengoordinasikan upaya pemulihan jaringan telekomunikasi di daerah yang terdampak bencana tersebut.

Menurut data terkini yang berhasil dihimpun, sebagian dari Base Transceiver Station (BTS) atau Stasiun Pemancar Penerima Basis yang mengalami gangguan kini telah kembali beroperasi. Namun, puluhan BTS lainnya masih dalam tahap perbaikan. Gangguan ini disebabkan oleh putusnya jalur transmisi dan terhentinya pasokan listrik yang merupakan akibat langsung dari guncangan gempa.

Kementerian Komunikasi dan Digital secara intensif terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan pemulihan layanan telekomunikasi dapat berjalan secepat mungkin pasca gempa bumi magnitudo 6,7 yang melanda Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026. Upaya ini menjadi prioritas mengingat pentingnya konektivitas di masa pemulihan bencana.

Data yang diperoleh dari Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Kemkomdigi, hingga pukul 15.00 WIB, mencatat bahwa sebanyak 29 situs BTS dari total keseluruhan 2.601 situs yang ada di tiga kabupaten dan kota terdampak mengalami gangguan layanan telekomunikasi. Angka ini merepresentasikan sekitar 1,04 persen dari total situs yang ada di wilayah terdampak.

Proses pemantauan dan koordinasi ini melibatkan kerja sama erat antara Kemkomdigi, para operator telekomunikasi, pemerintah daerah setempat, serta berbagai pihak terkait lainnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi masalah dan implementasi solusi perbaikan.

Gangguan layanan telekomunikasi ini dilaporkan tersebar di beberapa wilayah, meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso. Keberagaman lokasi terdampak memerlukan strategi penanganan yang berbeda pula, disesuaikan dengan kondisi spesifik di masing-masing daerah.

Dari laporan yang diterima, pemulihan layanan telekomunikasi menunjukkan progres yang menggembirakan di Kota Palu. Sebanyak 5 situs BTS di kota ini dilaporkan telah berhasil kembali beroperasi normal. Di Kabupaten Sigi, sebanyak 3 situs BTS juga telah pulih dan dapat melayani masyarakat kembali.

Sementara itu, proses pemulihan layanan di Kabupaten Poso masih terus berlangsung. Kabupaten ini mencatat jumlah situs BTS terdampak terbanyak, yaitu sebanyak 13 situs. Tim perbaikan terus bekerja keras untuk memulihkan seluruh layanan di wilayah ini.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh para operator telekomunikasi, penyebab utama gangguan pada jaringan BTS adalah terputusnya jalur transmisi data dan terhentinya pasokan listrik. Kedua faktor ini menjadi hambatan krusial dalam menjaga kelangsungan operasional BTS.

Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga koordinasi yang solid dengan seluruh operator telekomunikasi, pemerintah daerah, dan semua pihak yang memiliki keterlibatan dalam penanganan pasca-gempa. Tujuannya adalah untuk memastikan pemulihan layanan telekomunikasi di seluruh wilayah yang terdampak dapat dilakukan secepat dan seefisien mungkin, demi mendukung aktivitas masyarakat dan upaya pemulihan bencana.