GueBerita.com – Polemik penilaian dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya dugaan status WhatsApp milik salah satu dewan juri, Indri Wahyuni.
Dugaan status tersebut ramai dibagikan ulang oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya akun X @ethadisaputra pada Rabu, 13 Mei 2026.
Nama Indri Wahyuni sebelumnya menjadi sorotan setelah video protes peserta dari SMAN 1 Pontianak viral di media sosial.
Baca juga: DPRD Sulsel Bahas Tiga Ranperda Strategis dalam Rekomendasi LKPJ Gubernur
Dalam video yang beredar, peserta mempertanyakan keputusan dewan juri yang memberikan nilai berbeda terhadap jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa.
Saat itu, Indri Wahyuni menjelaskan bahwa perbedaan penilaian dipengaruhi oleh faktor artikulasi peserta ketika menjawab pertanyaan lomba.
“Artikulasi itu penting ya. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas,” ujar Indri dalam rekaman lomba yang berlangsung di Kalimantan Barat pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Setelah polemik tersebut viral, publik media sosial mulai menyoroti berbagai unggahan yang diduga berasal dari Indri Wahyuni.
Dalam status WhatsApp yang tersebar, terdapat kalimat yang menyinggung soal penilaian publik terhadap hasil perlombaan LCC MPR RI.
Isi status itu juga memuat pernyataan yang menilai sebagian masyarakat hanya berfokus pada satu sekolah dan mengabaikan peserta lain dalam kompetisi tersebut.
“Berfokus hanya pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan untuk yang lain adalah bagian dari bentuk ketidaktahuan terbesar yang bisa dilakukan seseorang,” demikian isi status yang beredar di media sosial.
Selain itu, status tersebut juga menyinggung laporan harta kekayaan atau LHKPN yang disebut mulai ramai dibahas oleh warganet.






