Deteksi Dini Anemia Penting untuk Mencegah Risiko Stroke Mendadak ala dr. Ikhsan

Lifestyle4 Views

GueBerita.com – Kesadaran akan kesehatan vaskular dan nutrisi kembali menjadi sorotan setelah sesi wawancara antara dr. Ikhsan dan Raditya Dika melalui akun YouTube/@radityadika.

Praktisi kesehatan, dr. Ikhsan, memberikan peringatan keras mengenai bahaya penyakit darah tinggi atau hipertensi yang kerap tidak menunjukkan gejala awal namun berisiko fatal.

Ditegaskan bahwa hipertensi sering kali disebut sebagai “silent killer”. Kondisi ini dapat berkembang tanpa disadari oleh penderita hingga memicu komplikasi berat secara tiba-tiba, salah satunya adalah serangan stroke.

Ketidaktahuan masyarakat akan kondisi tekanan darah mereka menjadi faktor risiko utama dalam kasus-kasus darurat medis tersebut.

Selain masalah tekanan darah, perhatian juga diarahkan pada tingginya angka kasus anemia di Indonesia, khususnya di kalangan perempuan. Gejala umum seperti pusing hingga pingsan sering kali disalahartikan atau dianggap sepele.

Baca juga: Michan Indonesia Hadirkan Aplikasi Komunitas Gamer dengan Fitur Mabar dan Top Up

Sebagai langkah deteksi mandiri, dr. Ikhsan menyarankan pemeriksaan visual pada bagian dalam kelopak mata bawah. Jika tampak pucat atau putih, hal tersebut menjadi indikasi kuat adanya kondisi anemia.

Faktor pola makan juga menjadi poin krusial yang disorot dalam edukasi tersebut. Konsumsi makanan olahan dan jajanan tinggi natrium serta rendah nutrisi, seperti seblak dan sosis, dinilai memiliki korelasi negatif terhadap kesehatan darah.

Pola konsumsi ini tidak hanya memicu masalah pada tekanan darah, tetapi juga memperburuk kondisi defisiensi zat besi atau anemia jika dilakukan secara berlebihan tanpa asupan gizi seimbang.

Masyarakat diimbau untuk lebih proaktif dalam melakukan pengecekan kesehatan secara berkala dan memperbaiki pola makan guna menghindari risiko penyakit tidak menular yang bersifat kronis.

Penanganan dini pada gejala pusing dan pemantauan tekanan darah menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya serangan stroke yang dapat berdampak permanen.