Dua Korban Tenggelam Pantai Pangi Ditemukan Meninggal Setelah Enam Hari Pencarian

News4 Views

GueBerita.com – Suasana duka menyelimuti rombongan Pondok MMI Muhammadiyah Markas Qur’ani Kediri menyusul ditemukannya Maryam, seorang bocah perempuan berusia 6 tahun yang dilaporkan tenggelam.

Setelah upaya pencarian yang intensif selama enam hari di perairan Pantai Pangi, Kabupaten Blitar, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban.

Penemuan ini menandai berakhirnya operasi pencarian yang melibatkan puluhan unsur, termasuk personel Basarnas hingga para nelayan setempat.

Meskipun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kepastian ini setidaknya memberikan kelegaan bagi keluarga yang telah menanti dengan penuh kecemasan.

Upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan secara maksimal selama enam hari di wilayah perairan Pantai Pangi, Kabupaten Blitar, akhirnya membuahkan hasil yang diharapkan.

Maryam (6), yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam, akhirnya ditemukan pada hari Selasa, 16 Juni 2026, sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa nahas ini berawal pada hari Kamis, 11 Juni 2026, ketika Maryam sedang berwisata di Pantai Pangi bersama empat orang temannya.

Pada hari keenam pelaksanaan operasi SAR, tim gabungan berhasil menemukan jasad korban dalam kondisi tidak bernyawa. Lokasi penemuan berada sekitar 2,7 kilometer dari titik awal kejadian dilaporkan.

Setelah jenazah korban berhasil ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi menuju daratan. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Blitar untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur oleh pihak berwenang.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., yang menjabat sebagai SMC (SAR Mission Coordinator), menyatakan bahwa tim SAR gabungan telah mengerahkan seluruh upaya terbaik mereka dalam pencarian korban sejak laporan awal diterima.

Dalam pernyataannya yang dikutip pada tanggal 17 Juni, Nanang Sigit P.H. menyampaikan, “Sejak hari pertama operasi SAR dimulai, Kantor SAR Kelas A Surabaya telah mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Malang Raya. Tim tersebut berupaya keras mencari korban bersama dengan berbagai potensi SAR yang ada di wilayah setempat.”