Petugas Sensus Ekonomi 2026 Mulai Kunjungi Usaha Mikro dan Kecil Mulai 15 Juni

News15 Views

GueBerita.com – Bulan Juni menandai dimulainya fase krusial dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Setelah melalui periode persiapan yang matang, Badan Pusat Statistik (BPS) kini siap untuk melaksanakan pendataan lapangan.

Data yang akurat dari sensus ini akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah. Data tersebut akan digunakan sebagai pijakan dalam perumusan berbagai kebijakan strategis, mulai dari pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga strategi investasi, yang akan berlaku selama lima tahun mendatang.

Metodologi pendataan yang diterapkan telah disesuaikan dengan skala usaha masing-masing. Pelaku usaha skala besar diimbau untuk melakukan pengisian data secara mandiri melalui platform digital. Sementara itu, untuk usaha menengah ke bawah, petugas sensus akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi usaha.

BPS berkomitmen untuk menjalin sinergi yang kuat dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan asosiasi pelaku usaha, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat mendorong partisipasi yang maksimal dari seluruh lini usaha di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Pemerintah Kota Blitar, yang diakses pada tanggal 5 Juni, rangkaian kegiatan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) terus berlanjut sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

BPS telah memulai tahapan pendataan. Untuk Pelaku Usaha Besar (UB), pendataan dilakukan melalui metode CAWI (Computer Assisted Web Interviewing). Sementara itu, untuk Usaha Menengah, Mikro, dan Kecil (UMK), metode yang digunakan adalah CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing) dengan pendekatan door-to-door atau kunjungan langsung dari rumah ke rumah.

Pendataan ini mencakup seluruh pelaku usaha yang ada di wilayah Indonesia, baik itu Pelaku Usaha Besar (UB) maupun Usaha Menengah, Mikro, dan Kecil (UMK).

Proses pendataan ini akan berlangsung sepanjang bulan Juni 2026. Khusus untuk kategori UMK, petugas SE2026 akan mulai melakukan kunjungan dari satu rumah ke rumah lainnya mulai tanggal 15 Juni 2026.

Pelaku Usaha Besar (UB) akan melakukan pendataan secara daring melalui portal yang menyediakan tautan unik bagi setiap pelaku usaha. Sedangkan untuk UMK, petugas SE2026 akan mendatangi langsung lokasi usaha mereka untuk melakukan pencatatan data.

BPS terus berupaya untuk memperkuat jalinan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan demi menggalang partisipasi yang penuh dari seluruh lini usaha. Dengan partisipasi yang maksimal, diharapkan data ekonomi nasional yang dihasilkan akan semakin akurat dan relevan untuk digunakan dalam perencanaan kebijakan di masa depan.

Keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 pada dasarnya sangat bergantung pada satu elemen kunci yang sederhana, yaitu kesediaan dan kemauan para pelaku usaha untuk turut serta berpartisipasi dalam proses sensus ini.