Prabowo: Pancasila Jadi Landasan Hilirisasi, UMKM, dan Ekonomi Desa Maju

Nasional12 Views

GueBerita.com – Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia kembali merenungkan esensi Pancasila, yang bukan sekadar lima butir sila untuk dihafal, melainkan sebuah kompas penuntun arah pembangunan nasional.

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya. Beliau menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila untuk dijadikan landasan konkret dalam setiap aspek pembangunan nasional. Hal ini termasuk dalam upaya transformasi ekonomi yang benar-benar berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat.

Baca juga: Bupati Subandi: Pancasila Harus Terus Hidup di Masyarakat untuk Peringati Hari Lahirnya

Presiden menekankan bahwa sumber daya alam melimpah yang dimiliki Indonesia merupakan sebuah amanah suci. Amanah ini wajib dikelola secara optimal demi mencapai kemakmuran rakyat. Upaya pengelolaan tersebut harus diwujudkan melalui berbagai strategi, seperti hilirisasi produk, pengembangan sektor industri, penguatan peran koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, penguatan ekonomi perdesaan dan perbaikan tata kelola pemerintahan juga menjadi kunci penting.

Lebih lanjut, Presiden menggarisbawahi bahwa laju pertumbuhan ekonomi harus berjalan selaras dengan prinsip pemerataan. Tujuannya adalah agar seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang sedang digalakkan oleh pemerintah.

Nilai-nilai fundamental Pancasila harus benar-benar terinternalisasi dan menjadi pedoman utama dalam setiap langkah pembangunan nasional. Ini mencakup berbagai upaya transformasi ekonomi yang secara substansial berpihak pada kesejahteraan rakyat banyak.

Presiden kembali menegaskan bahwa kekayaan alam yang dianugerahkan kepada Indonesia adalah sebuah titipan berharga. Pengelolaannya harus diarahkan sepenuhnya untuk sebesar-besarnya kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

Dengan semangat Pancasila yang membara, pemerintah berkomitmen untuk terus mengimplementasikan strategi transformatif bagi bangsa. Strategi ini mencakup penguatan kedaulatan pangan, investasi besar dalam pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (*)