GueBerita.com – Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun telah menyiapkan serangkaian acara meriah yang berpusat pada Festival Batik dan Youth Creative Week. Meskipun perhelatan utama Festival Batik dijadwalkan pada pertengahan Juli, persiapan intensif telah dimulai sejak dini.
Tanda dimulainya persiapan ini adalah digelarnya rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Pertemuan strategis ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan dilaksanakan di Balai Kota Madiun pada hari Senin, 15 Juni.
Festival Batik rencananya akan berlangsung selama tiga hari penuh, yaitu dari tanggal 17 hingga 19 Juli. Puncak kemeriahan acara ini dijadwalkan akan memeriahkan akhir pekan pada malam Sabtu, 18 Juli.
Berbagai atraksi menarik telah disiapkan untuk memanjakan masyarakat. Pengunjung dapat menikmati lomba desain batik yang menantang kreativitas, peragaan busana batik lokal yang memukau, sesi membatik (nyanting) bersama masyarakat yang interaktif, serta kompetisi fotografi yang mengabadikan keindahan batik.
Selain fokus pada pesona batik, rapat koordinasi tersebut juga mematangkan rencana penyelenggaraan agenda Youth Creative Week. Program inovatif ini dirancang khusus untuk menjadi wadah ekspresi kreativitas bagi generasi muda. Rencananya, kegiatan ini akan dipusatkan di area lantai dua Pasar Sleko.
Youth Creative Week akan digelar selama sepuluh hari penuh, diisi dengan berbagai kegiatan edukatif berupa pelatihan (workshop) dan perlombaan yang ditujukan bagi para pembuat konten (content creator). Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkot Madiun untuk terus mendorong peningkatan kompetensi generasi muda.
Melalui program Youth Creative Week, Pemkot Madiun secara tegas menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan generasi muda. Hal ini menjadi krusial dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul di era digitalisasi yang terus berkembang pesat.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dalam pernyataannya menekankan bahwa seluruh rangkaian acara ini dirancang secara strategis untuk memaksimalkan promosi dan penguatan aset-aset lokal yang menjadi kebanggaan Kota Madiun. Fokus utama adalah pada pengembangan potensi daerah.
“Semua kegiatan kita fokuskan untuk menggali dan mempromosikan potensi lokal yang dimiliki Kota Madiun. Hal ini sangat penting agar para pelaku industri batik kita mendapatkan panggung dan kesempatan yang luas untuk menampilkan karya dan keahlian mereka,” ujar F. Bagus Panuntun, menegaskan tujuan utama dari penyelenggaraan acara ini.






