GueBerita.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengumumkan penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur sekolah.
Keputusan ini diambil untuk memfasilitasi pelaksanaan evaluasi menyeluruh, menyusul penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung.
“Kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini, kami akan setop semua, kami akan audit semua dapur,” ujar Arumsari di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Senin (15/6/2026).
Penghentian sementara ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi BGN dalam melakukan audit komprehensif. Audit tersebut akan mencakup aspek administrasi, keuangan, hingga operasional pelaksanaan program MBG.
Pemeriksaan juga akan merambah pada rantai distribusi, sistem pengadaan bahan pangan, serta pengelolaan anggaran di tingkat daerah. Informasi dari lingkungan internal BGN mengindikasikan bahwa proses audit ini akan melibatkan auditor independen dan akuntan publik.
Keterlibatan pihak eksternal ini diharapkan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses audit. Terungkapnya kasus dugaan korupsi yang sedang diselidiki oleh Kejaksaan Agung menjadi pendorong utama bagi BGN untuk segera melakukan pembenahan.
Dugaan penyalahgunaan anggaran dan kelemahan dalam sistem pengawasan internal menjadi sorotan utama. Hal ini diperparah dengan adanya laporan ketidaksesuaian pelaksanaan program di berbagai daerah.
Arumsari menegaskan bahwa hasil audit nantinya akan dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat. Setiap temuan yang muncul akan ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi perbaikan yang diberikan, serta proses hukum yang berlaku.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR RI Charles Honoris menyatakan dukungannya terhadap langkah evaluasi yang akan dilakukan oleh BGN.






