GueBerita.com – Kisah pilu seorang jemaah haji perempuan asal Surabaya yang harus kembali ke Indonesia seorang diri setelah ditinggal wafat suaminya di Makkah, Makkah, menyita perhatian publik.
Peristiwa mengharukan ini menjadi viral setelah diunggah melalui akun TikTok bernama veltcha dan dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat jelas sang ibu jemaah haji tersebut menangis sesenggukan saat tiba di bandara kedatangan di Indonesia. Ia disambut hangat oleh keluarga yang telah menunggunya, menciptakan momen yang sarat emosi dan mengundang simpati mendalam dari para warganet.
Berdasarkan informasi yang tertera dalam unggahan video tersebut, yang dipublikasikan pada tanggal 11 Juni 2026, sang suami menghembuskan napas terakhirnya hanya beberapa jam setelah seluruh rangkaian ibadah haji berhasil dituntaskan oleh kedua pasangan tersebut.
Kepergian suami secara mendadak ini tentu saja meninggalkan luka mendalam, membuat sang jemaah perempuan harus menempuh perjalanan pulang ke tanah air tanpa pendamping hidupnya.
Setibanya di bandara, keluarga yang telah menanti dengan setia langsung menyambutnya dengan pelukan erat, berusaha memberikan dukungan di tengah duka yang menyelimuti.
Momen penuh haru inilah yang kemudian menjadi sorotan utama dan paling menyentuh dalam video yang viral tersebut, menggugah rasa iba dan empati dari banyak orang.
Kementerian Agama, melalui kantor Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) setempat, telah membenarkan adanya laporan mengenai jemaah haji yang meninggal dunia di Makkah selama periode pemberangkatan haji saat itu.
Namun, pihak kementerian menyatakan bahwa mereka masih dalam proses verifikasi lebih lanjut. Proses ini meliputi pengumpulan data identitas lengkap almarhum serta kronologi medis yang menyebabkan kepergiannya, sebelum akhirnya mengeluarkan keterangan resmi kepada publik.
Di sisi lain, maskapai penerbangan yang melayani rute tersebut dan agen perjalanan haji yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah tersebut telah menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan bantuan dalam proses pemulangan jenazah.
Bantuan ini akan diberikan apabila pihak keluarga mengajukan permohonan resmi sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku yang telah ditetapkan oleh pihak terkait.
Fenomena meninggalnya jemaah haji di luar negeri, terutama saat musim haji sedang berlangsung, bukanlah hal yang baru.
Peristiwa semacam ini tercatat telah beberapa kali terjadi dari tahun ke tahun, menjadi pengingat akan kefanaan hidup dan kekhusyukan ibadah haji yang dijalani.






