GueBerita.com – Kisah inspiratif datang dari Rustam Nabiev, seorang mantan tentara penerjun payung asal Rusia, yang berhasil mencatatkan rekor baru dalam dunia pendakian internasional.
Melalui pengumuman resmi yang dibagikannya di akun media sosial pribadinya, @rustam_nabiev92, Nabiev mengonfirmasi pencapaian monumental tersebut.
Ia berhasil menaklukkan Gunung Everest, puncak tertinggi di dunia yang membentang megah setinggi 8.849 meter di atas permukaan laut.
Prestasi Nabiev ini sontak menarik perhatian dunia, terutama karena ia menyelesaikan pendakian ekstrem tersebut tanpa menggunakan bantuan kaki prostetik atau kaki palsu.
Menurut catatan kronologis yang ia sampaikan, Nabiev mengalami kehilangan kedua kakinya pada tahun 2015.
Peristiwa nahas tersebut terjadi akibat insiden runtuhnya barak militer tempat ia menjalankan tugasnya sebagai tentara.
Meskipun tragedi tersebut secara drastis mengubah arah hidupnya, insiden itu tidak menghentikan semangatnya dalam beraktivitas fisik.
Sebaliknya, Nabiev justru menemukan panggilan baru dalam dunia alpinisme ekstrem.
Ia memutuskan untuk mengandalkan sepenuhnya kekuatan tubuh bagian atas, ketahanan mental yang luar biasa, serta latihan disiplin tingkat tinggi.
Semua itu ia lakukan demi menembus keterbatasan fisik yang dihadapinya.
Dalam ekspedisi yang membawanya menuju puncak tertinggi di planet ini, Nabiev menunjukkan dedikasi yang mengagumkan.
Ia merayap dan bertumpu sepenuhnya pada kekuatan kedua tangannya untuk menarik tubuhnya ke titik tertinggi.
Metode pendakian yang sangat menuntut kekuatan fisik mandiri ini menjadikannya salah satu figur disabilitas langka yang berhasil mencapai titik tertinggi bumi.
Kisah perjuangan Nabiev yang ia bagikan secara berkala melalui berbagai platform digital kini telah meluas.
Ia menjadi sumber motivasi yang kuat bagi komunitas pendaki di seluruh dunia, serta bagi masyarakat umum secara global.






