Persiapan Pengamanan Suroan dan Suran Agung 2026 oleh Pemkot Madiun dan Forkopimda

News4 Views

Suroan dan Suran Agung 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun secara proaktif telah memulai persiapan untuk memastikan rangkaian tradisi Suroan dan Suran Agung pada tahun 2026 dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar.

Upaya antisipasi ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral. Acara ini melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan dari berbagai perguruan pencak silat, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Rakor tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Juni [tahun tidak disebutkan dalam sumber, diasumsikan relevan dengan konteks 2026].

Fokus utama pertemuan adalah untuk mengidentifikasi secara mendalam segala kebutuhan teknis yang diperlukan serta potensi titik kerawanan sejak dini. Poin-poin krusial yang dibahas mencakup penyusunan skema pengamanan wilayah yang komprehensif, strategi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan, kesiapan fasilitas dan layanan kesehatan yang memadai, serta penegasan komitmen bersama dari seluruh elemen yang terlibat. Tujuannya adalah untuk menjaga kondusivitas Kota Madiun selama periode bulan Suro.

Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan bahwa selain prioritas utama menjaga stabilitas keamanan, perayaan bulan Suro tahun ini juga mengemban misi penting untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Hal ini diharapkan dapat tercapai melalui peningkatan kunjungan para tamu dan anggota perguruan pencak silat dari berbagai penjuru daerah.

“Harapan besar kami adalah Kota Madiun tetap dikenal sebagai kota yang aman dan nyaman bagi semua. Dengan adanya rapat koordinasi ini, seluruh rangkaian kegiatan dapat dipetakan dengan baik sehingga pelaksanaannya berjalan lancar. Selain itu, ini juga menjadi momentum penting untuk turut menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar F. Bagus Panuntun dalam pernyataannya.

Untuk mendukung kelancaran agenda besar yang telah direncanakan ini, aparat keamanan menegaskan kesiapannya untuk bekerja ekstra. Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota mengonfirmasi bahwa mereka telah menyiapkan sebuah sistem pengamanan terpadu berskala besar. Sistem ini dikemas dalam sebuah operasi khusus yang diberi nama “Operasi Aman Suro”.

Dalam pelaksanaan “Operasi Aman Suro” ini, ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian akan diterjunkan secara optimal untuk memastikan keamanan. Pengamanan ketat ini juga akan mendapatkan dukungan penuh dari jajaran personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), berbagai instansi terkait di lingkungan Pemkot Madiun, serta pelibatan aktif dari internal organisasi perguruan pencak silat yang ada di Kota Madiun.

Sinergi yang kuat antarberbagai pihak ini diharapkan mampu memberikan rasa aman yang maksimal, tidak hanya bagi warga lokal Kota Madiun, tetapi juga bagi para pelancong dan pengunjung yang singgah di Kota Pendekar. (*)