GueBerita.com– Semangat berkurban dan kepedulian sosial di Kota Mojokerto tetap membara, meski di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan.
Pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah tahun ini, Korpri Kota Mojokerto berhasil mengumpulkan total 25 hewan kurban. Rinciannya meliputi 12 ekor sapi dan 13 ekor kambing.
Penyerahan simbolis hewan kurban ini dilaksanakan dalam sebuah upacara yang digelar di UPT Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Mojokerto, yang berlokasi di Jalan Sekar Putih. Acara tersebut berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei 2026.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, menyatakan bahwa semangat berkurban di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Mojokerto menjadi bukti nyata kuatnya rasa kepedulian dan kebersamaan masyarakat. Hal ini terlihat jelas di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Meskipun kondisi ekonomi saat ini masih penuh tantangan, semangat untuk berbagi dan membantu sesama tetap terjaga dengan baik,” ujar Ning Ita.
Ia menambahkan, hal ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong di masyarakat Kota Mojokerto masih sangat kuat dan lestari.
Baca juga: POCO X8 Pro Max: Smartphone Rp6 Jutaan yang Sangat Mumpuni untuk Game PC
Menurut pandangannya, perayaan Iduladha memiliki makna yang lebih luas dari sekadar ibadah keagamaan. Momen ini juga menjadi sarana penting untuk mempererat empati sosial serta meningkatkan solidaritas di antara seluruh warga.
“Semangat berbagi inilah yang menjadi sumber kekuatan bagi masyarakat Kota Mojokerto. Ketika kepedulian sosial tetap hidup dan berkembang, maka ketahanan sosial masyarakat secara keseluruhan juga akan semakin kokoh,” imbuhnya.
Hewan kurban yang berhasil dihimpun oleh Korpri Kota Mojokerto tidak hanya akan disalurkan kepada masyarakat umum. Terdapat pula alokasi khusus bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan Pegawai Jasa Pelaksana Lapangan (PJLP) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para pegawai non-ASN.
Lebih lanjut, Wali Kota mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kota Mojokerto, Kementerian Agama Kota Mojokerto, serta Korpri. Kerjasama ini dinilai berhasil dalam menjaga tradisi gotong royong melalui kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
“Semoga seluruh pihak yang telah berkurban diberikan kesehatan yang prima, keberkahan yang melimpah, serta kelapangan rezeki,” tutupnya dengan doa.






