GueBerita.com – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, melaporkan bahwa sebanyak 199.293 kendaraan telah tercatat memasuki wilayah Jabodetabek pada H+4 libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, yang diperingati pada Minggu, 31 Mei 2026.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 13,40 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang biasanya mencapai 175.739 kendaraan.
Total kendaraan yang kembali ke Jabodetabek tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas yang terdeteksi di empat gerbang tol utama. Keempat gerbang tol tersebut meliputi GT Cikampek Utama yang melayani kendaraan dari arah Trans Jawa, GT Kalihurip Utama dari arah Bandung, GT Cikupa dari arah Merak, dan GT Ciawi yang merupakan akses utama dari kawasan Puncak.
Jasa Marga mengonfirmasi bahwa keempat gerbang tol tersebut berperan sebagai titik sentral pergerakan kendaraan yang kembali menuju Jabodetabek selama periode puncak arus balik libur Idul Adha.
Volume kendaraan yang tinggi ini secara jelas mencerminkan peningkatan aktivitas masyarakat yang kembali ke perkotaan setelah memanfaatkan momentum libur panjang untuk berlibur atau bersilaturahmi.
Menurut Rivan, lonjakan jumlah kendaraan yang memasuki Jabodetabek ini merupakan pola mobilitas yang umum terjadi setelah periode libur usai.
Baca juga: Mandat Rakyat untuk Transformasi Ekonomi Berbasis Pancasila
Meskipun terjadi peningkatan volume, Jasa Marga melaporkan bahwa arus lalu lintas di sejumlah ruas tol utama masih dapat dikelola dengan baik dan terpantau relatif lancar.
Selain memantau arus kendaraan yang masuk ke Jabodetabek, Jasa Marga juga mencatat bahwa volume kendaraan yang meninggalkan wilayah tersebut selama periode libur Waisak juga masih tergolong tinggi.
Tercatat sekitar 153.000 kendaraan meninggalkan Jabodetabek, yang mengindikasikan tingginya pergerakan kendaraan di kedua arah selama masa liburan panjang tersebut.
Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan tol, Jasa Marga kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas yang berlaku.
Pengguna jalan tol juga diimbau untuk selalu menjaga kondisi kendaraan agar prima dan memperhatikan jadwal istirahat yang cukup selama dalam perjalanan untuk menghindari kelelahan.
Sebagai tambahan, pengguna jalan tol dianjurkan untuk memanfaatkan aplikasi Travoy. Aplikasi ini menyediakan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas secara real-time, estimasi waktu tempuh perjalanan, serta pilihan rute alternatif yang dapat digunakan.






