Beredar Video Klarifikasi dan Permohonan Maaf Diduga dari Prihantini, Akui Cantumkan Nama Teman di Riset

Viral11 Views

GueBerita.com – Kasus dugaan pemalsuan riset yang melibatkan Rifaldy Fajar, Prihantini, dan rekan-rekannya terus menjadi perhatian publik. Selain mencatut nama universitas, terungkap pula bahwa Prihantini dan kelompoknya turut mencatut nama orang lain dalam riset yang mereka lakukan.

Kini, sebuah video yang diduga menampilkan Prihantini tengah menyampaikan permintaan maaf kepada Ayuni Kemala Safira beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang perempuan yang mengaku bernama Prihantini memohon maaf atas pencatutan nama yang telah dilakukannya.

Namun, bagian mata perempuan dalam video tersebut disensor, sehingga wajahnya tidak terlihat sepenuhnya. Prihantini dalam video tersebut menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan bahwa Ayuni Kemala tidak memiliki keterlibatan sama sekali dalam ‘penelitian’ yang dimaksud.

Baca juga: Lirik Lengkap Lagu CHOOM BABYMONTH dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

“Saya Prihantini, dengan segala kerendahan hati mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dari semua yang tersebar di media sosial saat ini,” ujar perempuan dalam video yang diunggah oleh akun Threads @mamatsedunia pada Minggu, 31 Mei 2026.

“Yang kedua, atas nama Ayuni Kemala Safira, teman saya, tidak terlibat apapun dalam permasalahan, baik itu karya, abstract, atau poster yang beredar saat ini,” lanjutnya, menjelaskan lebih lanjut mengenai keterlibatan Ayuni.

Ia secara jujur mengakui bahwa tindakan pencatutan nama tersebut merupakan perbuatan yang murni dilakukan oleh dirinya sendiri bersama dengan rekan-rekan lain yang turut terlibat dalam riset tersebut. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran akan kesalahan yang telah diperbuat.

“Atas nama Ayuni Kemala, tidak ada sangkut paut maupun tahu-menahu dengan karya ini dan semua yang tersebar di sosial, termasuk dengan institusi yang tercantum,” tegasnya. Video tersebut kemudian terpotong pada bagian permintaan maafnya terkait pencatutan nama institusi.

Di sisi lain, Ayuni Kemala Safira sendiri telah memberikan klarifikasi resmi dan menyatakan keberatan atas pencatutan namanya oleh Prihantini beserta rekan-rekannya. Ia merasa dirugikan atas tindakan tersebut.

Ayuni Kemala menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam penelitian yang dilakukan oleh Prihantini dan kelompoknya, baik dalam setiap tahapan maupun dalam publikasi yang telah beredar. Klarifikasi ini penting untuk membersihkan namanya dari isu yang beredar.