Calon Jemaah Haji Blitar Berangkat ke Embarkasi Surabaya 18-19 Mei 2026

News5 Views

GueBerita.com – Suasana haru dan khidmat menyelimuti momen pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Blitar untuk tahun 2026. Para keluarga dengan penuh kasih mengantar kerabat mereka yang akan menunaikan ibadah rukun Islam kelima di Tanah Suci. Momen ini menjadi sangat penting bagi ratusan warga Blitar yang telah lama menanti panggilan untuk menunaikan ibadah haji.

Secara resmi, proses pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Blitar tahun 2026 telah dilaksanakan. Sebanyak 914 jamaah, yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), dijadwalkan untuk masuk ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan ketertiban proses keberangkatan.

Pada tanggal 18 Mei 2026, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat memberikan amanah untuk memberangkatkan 114 jamaah dari Kantor Dinas Perhubungan. Sementara itu, pada tanggal 19 Mei 2026, Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM, didampingi oleh Wakil Bupati, H. Beky Herdihansah, secara langsung memberangkatkan 800 jamaah lainnya dari Kantor Bupati Blitar. Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan perhatian dan dukungan pemerintah terhadap para calon tamu Allah.

Baca juga: Sapi Rupawan Boyolali Jadi Sorotan Publik, Disebut "Kembang Kandang

Seluruh jamaah akan memasuki Asrama Haji Embarkasi Surabaya sesuai dengan jadwal kloter masing-masing. Pemberangkatan ini merupakan bagian integral dari upaya pelayanan pemerintah daerah untuk menjamin kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji sejak dari tanah air. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan dukungan terbaik bagi para jamaah.

Menariknya, jamaah haji asal Kabupaten Blitar pada tahun ini didominasi oleh kaum perempuan. Dari total 914 jamaah yang akan berangkat, tercatat ada 498 jamaah perempuan yang siap menunaikan ibadah haji. Sementara itu, jumlah jamaah laki-laki tercatat sebanyak 416 orang. Perbedaan jumlah ini mencerminkan berbagai faktor, termasuk komposisi demografis dan antusiasme masyarakat.

Dalam rombongan jamaah tahun ini, terdapat perbedaan usia yang cukup signifikan. Jamaah tertua yang akan menunaikan ibadah haji tercatat telah menginjak usia 90 tahun, menunjukkan semangat spiritual yang luar biasa di usia senja. Sementara itu, jamaah dengan usia termuda berada di angka 18 tahun, menjadi representasi generasi muda yang turut merasakan panggilan suci untuk beribadah ke Tanah Suci. Keberagaman usia ini menjadi saksi bisu dari panggilan ilahi yang merangkul seluruh lapisan masyarakat.