GueBerita.com – Tren kuliner unik kembali menarik perhatian publik global melalui pemanfaatan ruang minimalis yang tidak biasa.
Seorang pria di Oslo, Norwegia, dilaporkan berhasil mengoperasikan bisnis kuliner dengan mengubah balkon apartemennya menjadi tempat produksi dan penjualan pizza.
Video yang memperlihatkan aktivitas bisnis ini diunggah di akun Instagramnya, @pizzafrombalcony. Usaha yang diberi nama “PizzaFromBalcony” ini diketahui telah beroperasi sejak tahun 2024.
Sistem pelayanan yang diterapkan oleh “PizzaFromBalcony” terbilang sangat tidak biasa. Alih-alih menyediakan ruang makan atau layanan pesan antar konvensional, pemilik memilih untuk menurunkan pizza pesanan pelanggan langsung dari balkon lantai atas apartemennya ke area jalanan di bawah.
Baca juga: Sung Kang, Aktor Fast & Furious, Hadir di Jakarta dan Ciptakan Ulang Adegan Han di Monas
Proses penurunan pizza ini dilakukan menggunakan metode yang sederhana namun efektif, yaitu dengan memanfaatkan tali dan sebuah keranjang.
Skema penjualan unik ini tidak dilakukan setiap hari. “PizzaFromBalcony” beroperasi secara berkala pada hari-hari tertentu saja.
Jadwal operasional dan sesi penjualan akan diumumkan terlebih dahulu oleh pemilik melalui platform media sosialnya agar calon pelanggan mengetahuinya.
Meskipun waktu operasionalnya sangat terbatas, tingkat permintaan dari masyarakat setempat terpantau cukup tinggi.
Dalam salah satu sesi penjualan yang berhasil didokumentasikan, bisnis rumahan ini dilaporkan mampu menjual sekitar 70 porsi pizza panggang batu dalam kurun waktu yang relatif singkat, yaitu 90 menit.
Rekaman video yang memperlihatkan antrean warga yang menunggu di bawah apartemen, serta proses penurunan keranjang berisi pizza pesanan, kini telah menyebar luas di internet.
Video tersebut telah disaksikan hingga jutaan kali oleh para netizen dari berbagai penjuru dunia.
Rekam jejak digital ini memperlihatkan dengan jelas bagaimana sebuah ide distribusi yang sederhana namun kreatif mampu menciptakan sebuah fenomena tersendiri di tengah masyarakat urban Oslo.






