Kronologi Kebakaran di Area Parkir PT Arami Jaya Purworejo, Api Diduga dari Motor

Viral4 Views

GueBerita.com – Sebuah insiden kebakaran melanda area parkir sepeda motor karyawan PT Arami Jaya di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis, 14 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, dan dengan cepat menarik perhatian publik setelah rekaman kejadian diunggah ke media sosial.

Video kebakaran yang beredar di akun Instagram @liputancikarang pada hari yang sama menampilkan kobaran api yang melalap area parkir kendaraan milik para karyawan pabrik ban tersebut. Kepadatan kendaraan di lokasi parkir diduga menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran api, dari satu sepeda motor merambat ke kendaraan lainnya.

Baca juga: detik Siswa Nyaris Terseret Arus Sungai di Aceh Tengah Jadi Sorotan, Guru Turun Langsung Membantu

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, dugaan awal menunjuk pada salah satu sepeda motor yang terparkir di lantai dua, tepatnya di bagian utara barat area parkiran, sebagai titik asal mula api. Api pertama kali disadari oleh Purwoko, seorang karyawan yang bertugas di bagian gudang.

Purwoko segera berteriak meminta pertolongan begitu melihat api mulai membesar dan menjalar. Petugas keamanan pabrik bersama beberapa karyawan lainnya sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia.

Namun, upaya pemadaman mandiri tersebut tidak membuahkan hasil yang signifikan. Api dengan cepat melahap kendaraan lain yang terparkir berdekatan, menunjukkan intensitas dan kecepatan penyebarannya yang mengkhawatirkan. Situasi ini memaksa mereka untuk segera mencari bantuan lebih lanjut.

Yunita, yang juga merupakan karyawan sekaligus petugas keamanan PT Arami Jaya, memberikan keterangan mengenai skala kerugian. Ia memperkirakan sekitar 250 unit sepeda motor diduga hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran tersebut. “Ini shift pagi, ada sekitar 250 motor yang terbakar. Tadi pertama kali yang lihat Pak Pur terus teriak-teriak,” ungkap Yunita di Purworejo pada Kamis (14/5/2026).

Yunita menambahkan bahwa para karyawan sempat berusaha keras untuk memadamkan api sebelum akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan dari dinas pemadam kebakaran setempat. Upaya ini dilakukan demi meminimalisir kerugian yang lebih besar dan mencegah api meluas ke area lain di sekitar lokasi.