Rahasia Tetap Sejuk di Bawah Matahari, Mengapa Warna Pakaian Menentukan Suhu Tubuh Anda – Pemilihan warna pakaian ternyata bukan sekadar urusan gaya busana, melainkan faktor kunci yang menentukan kenyamanan tubuh saat menghadapi cuaca panas.
Sebuah riset ilmiah mengungkapkan bahwa warna baju memiliki pengaruh signifikan terhadap suhu tubuh dan tingkat kegerahan seseorang.
Toshiaki Ichinose, seorang peneliti dari National Institute for Environmental Studies, Jepang, melakukan eksperimen unik untuk membuktikan hal ini. Ia meletakkan sembilan kaos dengan warna berbeda di bawah sinar matahari selama 5 menit saat suhu udara mencapai 30°C.
Hasil pemantauan menggunakan kamera termal menunjukkan perbedaan suhu yang sangat mencolok antar warna.
- Paling Sejuk: Kaos berwarna putih menjadi yang paling adem karena suhu permukaannya hampir sama dengan suhu udara sekitar.
- Urutan Menengah: Posisi selanjutnya diikuti oleh warna kuning, abu-abu, merah, dan biru.
- Paling Panas: Warna hijau tua dan hitam menduduki peringkat teratas dalam menyerap panas, di mana suhu permukaannya bahkan mampu menembus angka di atas 50°C.
Alasan ilmiah di balik fenomena ini terletak pada kemampuan material dalam merespons radiasi matahari.
Warna terang cenderung memantulkan sinar matahari, sementara warna gelap menyerap radiasi inframerah dan mengubahnya menjadi energi panas yang langsung merambat ke tubuh.
Bahkan, studi pendukung lainnya menemukan bahwa orang yang mengenakan baju berwarna terang memiliki suhu kulit 12-13% lebih rendah dibandingkan mereka yang memakai warna gelap saat berada di bawah terik matahari langsung.
Baca juga: Ratusan Sepeda Motor Ludes Terbakar di PT Arami Jaya Purworejo, Petugas Keamanan Jelaskan Pemicu Api
Oleh karena itu, bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan, memilih warna pakaian yang tepat bisa menjadi solusi praktis agar tubuh tidak cepat “terpanggang” oleh suhu udara yang ekstrem.






