GueBerita.com– Laga akbar antara Persija Jakarta dan Persib Bandung, yang merupakan duel klasik dalam I.League, resmi mengalami perpindahan lokasi. Pertandingan yang sebelumnya direncanakan digelar di Pulau Jawa ini terpaksa dipindahkan ke Stadion Segiri di Samarinda, Kalimantan Timur.
Keputusan ini diambil setelah berbagai upaya pencarian stadion di Pulau Jawa menemui jalan buntu. Kendala utama yang dihadapi meliputi bentrokan jadwal penggunaan stadion dengan agenda lain, serta kegagalan rencana pemindahan pertandingan ke Bali karena masalah perizinan dan logistik.
Baca juga: Pemerintah Kota Blitar Tingkatkan Ekonomi Melalui Perubahan BPR dan Stimulus Modal
Stadion Segiri di Samarinda akhirnya dipilih sebagai venue pengganti. Pihak penyelenggara menilai stadion ini paling siap dan memenuhi standar yang dibutuhkan untuk menggelar pertandingan besar yang berpotensi memiliki tingkat risiko tinggi.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026 ini telah melalui proses negosiasi dan pencarian solusi yang cukup panjang. PSSI bersama panitia pelaksana telah berusaha keras untuk menemukan alternatif terbaik agar laga tetap dapat terlaksana.
Beberapa stadion besar di Pulau Jawa, seperti Stadion Gelora Bung Karno dan Stadion Manahan, tidak dapat digunakan karena sudah terikat dengan jadwal acara lain yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini membuat opsi di Jawa menjadi tidak memungkinkan.
Sementara itu, wacana untuk memindahkan pertandingan ke Bali juga tidak berhasil diwujudkan. Berbagai kendala, mulai dari aspek logistik hingga proses perizinan yang tidak kunjung tuntas, menjadi hambatan utama dalam mewujudkan opsi tersebut.
Dengan demikian, Stadion Segiri di Samarinda ditetapkan sebagai solusi akhir. Stadion milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini dinilai memiliki fasilitas yang memadai, baik dari segi keamanan maupun kapasitas penonton, untuk menjadi tuan rumah bagi pertandingan klasik antara Persija dan Persib.
Meskipun lokasi pertandingan berubah, aturan terkait kehadiran suporter tetap diberlakukan. Sesuai dengan regulasi yang ada, hanya suporter tim tuan rumah yang diizinkan untuk hadir langsung menyaksikan pertandingan di stadion.






