Hanindhito Himawan Pramana Salurkan Dukungan Pertanian Lengkap di Kediri

News8 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kabupaten Kediri secara konsisten berupaya memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya.

Langkah teranyar adalah Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mendistribusikan bantuan berupa benih jagung dan alat mesin pertanian, termasuk traktor roda empat, kepada para petani di Kecamatan Ngadiluwih.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Mas Dhito di area Sumber Sugih Waras, Desa Dukuh, pada hari Kamis, 7 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, terungkap bahwa total alokasi bantuan benih jagung untuk tahun 2026 mencapai 3,39 ton. Bantuan ini akan didistribusikan kepada 15 kelompok tani yang tersebar di wilayah Kecamatan Ngadiluwih.

Selain benih jagung, satu unit traktor roda empat juga diserahkan secara langsung kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Purwokerto.

Sebagai catatan, pada tahun sebelumnya, yaitu 2025, Pemerintah Kabupaten Kediri juga telah memberikan bantuan serupa berupa dua unit traktor roda empat yang diperuntukkan bagi kelompok tani di Desa Tales dan Gapoktan Desa Bangle.

Dalam suasana yang akrab dan santai, Mas Dhito berkesempatan berdialog langsung dengan para petani. Percakapan tersebut menghasilkan sejumlah usulan tambahan terkait bantuan alat mesin pertanian yang dinilai krusial untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Ngadiluwih.

“Tadi ada beberapa permintaan tambahan seperti Combine Harvester untuk panen (padi) sama alat tanam (benih padi),” ujar Mas Dhito, merujuk pada masukan dari para petani.

Para petani mengungkapkan bahwa kehadiran mesin Combine Harvester sangat dibutuhkan untuk mempercepat dan mengefisienkan proses panen padi.

Sementara itu, alat tanam benih menjadi prioritas karena petani kini menghadapi kendala dalam mencari tenaga kerja untuk proses penanaman secara manual.

“Insyaalloh alat tanam akan kita berikan minggu depan untuk Combine Harvester akhir tahun atau awal tahun depan itu paling cepat,” jelas Mas Dhito mengenai jadwal pemberian bantuan alat yang diusulkan.

Baca juga: Deteksi Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus, 3 Kematian

Selain persoalan alat pertanian, para petani tebu juga menyampaikan keluhan terkait maraknya serangan hama uret yang mulai memberikan dampak negatif pada tanaman mereka.