Tingkatkan Peran 1.600 Kader Motivator di Mojokerto untuk Masyarakat Sehat

News2 Views

GueBerita.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan kembali peran krusial para kader motivator kesehatan sebagai ujung tombak dalam kesuksesan program-program kesehatan nasional.

Penekanan ini disampaikan oleh Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, saat menghadiri acara Pembinaan Kader Motivator Kesehatan, Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Imunisasi yang diselenggarakan di Kelurahan Gununggedangan pada Kamis (9/7).

Menurut Ning Ita, kesehatan adalah fondasi esensial bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini mencakup seluruh rentang kehidupan, mulai dari periode kehamilan hingga masa lanjut usia.

Ia menambahkan bahwa selain kesehatan individu, kondisi lingkungan yang bersih dan sehat juga memegang peranan signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

“Kader memiliki tugas penting untuk memahami berbagai program kesehatan yang ada. Selanjutnya, mereka harus mampu menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dan aktif mengedukasi agar pola hidup bersih dan sehat dapat diterapkan di lingkungan masing-masing,” ujar Ning Ita.

Ning Ita melihat Kota Mojokerto memiliki potensi yang sangat besar untuk mengoptimalkan implementasi berbagai program pemerintah.

Potensi ini didukung oleh beberapa faktor, termasuk luas wilayah kota yang relatif kecil, jumlah penduduk yang tidak terlampau besar, serta keberadaan sekitar 1.600 kader motivator kesehatan yang tersebar hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

“Dengan ukuran daerah yang relatif kecil, jangkauan kita terhadap masyarakat menjadi lebih mudah. Ditambah lagi dengan adanya 1.600 kader motivator, saya sangat optimistis kita dapat menyukseskan 100 persen program-program nasional. Ini meliputi Posyandu, PHBS, imunisasi, upaya pemberantasan jentik, hingga program-program kesehatan lainnya,” tegasnya.

Selain fokus pada sektor kesehatan, Ning Ita juga mengajak seluruh kader untuk memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program prioritas pemerintah lainnya, termasuk dalam rangka Piloting Project Digitalisasi Bantuan Sosial.

Ia meyakini bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan para kader akan menjadi kunci utama keberhasilan. Kolaborasi ini akan memastikan setiap program dapat terlaksana secara maksimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)