Pemkot Makassar Tanggung Biaya Sekolah Swasta Siswa Gagal SPMB

Pendidikan2 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota Makassar telah mengambil langkah signifikan dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh siswa. Untuk Tahun Ajaran 2026, Pemkot Makassar akan menyediakan program sekolah swasta gratis bagi siswa yang tidak berhasil lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah negeri.

Program inovatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dengan sejumlah sekolah swasta. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap anak usia sekolah di Makassar memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, terlepas dari hasil seleksi di sekolah negeri.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan bahwa hingga kini, sebanyak 55 Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta telah secara resmi menyatakan bergabung dalam program ini. Angka ini merupakan bagian dari total 67 sekolah swasta yang dipersiapkan oleh pemerintah sebagai mitra strategis.

Dalam program ini, seluruh biaya pendidikan yang timbul bagi siswa yang terdaftar di sekolah swasta gratis akan sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memenuhi hak dasar setiap anak atas pendidikan.

Munafri Arifuddin menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap keterbatasan daya tampung yang dimiliki oleh sekolah negeri. Melalui program ini, pemerintah berupaya keras untuk menjamin bahwa tidak ada anak yang terhalang hak pendidikannya akibat kendala kuota.

Lebih lanjut, Wali Kota Makassar juga menyuarakan harapannya agar semakin banyak sekolah swasta yang bersedia bergabung dalam program ini. Dengan partisipasi yang lebih luas, diharapkan akan semakin banyak peserta didik yang dapat tertampung dan melanjutkan jenjang pendidikannya di tahun ajaran baru.

Program sekolah swasta gratis ini tidak hanya bertujuan untuk memperluas akses pendidikan, tetapi juga memiliki harapan ganda. Pertama, program ini diharapkan dapat memperkuat peran serta kontribusi sekolah swasta dalam ekosistem pendidikan di Kota Makassar. Kedua, diharapkan program ini dapat membantu mengurangi stigma yang mungkin melekat terkait perbedaan kualitas layanan antara sekolah negeri dan sekolah swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menambahkan bahwa program ini merupakan solusi konkret atas permasalahan keterbatasan kuota sekolah negeri. Selain itu, program ini juga dirancang sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya angka putus sekolah di kalangan anak usia sekolah.

Achi Soleman merinci bahwa Pemerintah Kota Makassar awalnya telah melakukan penjajakan dengan 69 sekolah swasta untuk menjadi mitra. Namun, hingga berita ini diturunkan, sebanyak 55 sekolah swasta telah memberikan konfirmasi resmi dan siap untuk bekerja sama dalam menerima siswa peserta program.

Ia juga memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme pendaftaran. Peserta didik yang belum berhasil mendapatkan tempat di sekolah negeri tetap memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan. Mereka dapat memanfaatkan pilihan sekolah keempat atau kelima dalam sistem SPMB dengan mendaftar di sekolah swasta yang telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kota Makassar.