Wacana Sekolah 5 Hari di Kediri Masih Belum Final

Pendidikan5 Views

GueBerita.com – Kebijakan lima hari sekolah yang direncanakan untuk diterapkan di Kabupaten Kediri masih dalam tahap pembahasan mendalam.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, menekankan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai kebijakan tersebut.

Mas Dhito menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini tengah memprioritaskan penyusunan kajian komprehensif dan secara aktif mengumpulkan berbagai aspirasi dari masyarakat.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa kebijakan yang akhirnya ditetapkan benar-benar selaras dengan kebutuhan sektor pendidikan serta kondisi sosial masyarakat di Kabupaten Kediri.

Pemerintah meyakini bahwa masukan dari berbagai elemen masyarakat merupakan komponen krusial dalam proses penyempurnaan kebijakan.

Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh pemahaman yang lebih holistik sebelum memutuskan langkah-langkah konkret yang akan diambil.

“Hingga saat ini, kami masih berada dalam fase penyusunan kajian dan penjaringan aspirasi dari masyarakat, sehingga belum ada keputusan final yang bisa disampaikan,” ujar Mas Dhito setelah menghadiri sidang Paripurna di DPRD Kabupaten Kediri pada hari Selasa, 23 Juni.

Selain mendengarkan pendapat dari publik, Pemerintah Kabupaten Kediri juga secara proaktif membuka jalur diskusi dengan kalangan legislatif.

Berbagai pandangan dan masukan yang disampaikan oleh para anggota DPRD menjadi bahan pertimbangan penting dalam proses kajian yang sedang berlangsung.

Perlu diketahui bahwa kebijakan lima hari sekolah sebenarnya telah diatur oleh pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017.

Meskipun demikian, implementasi kebijakan ini di tingkat daerah seringkali menghadapi tantangan unik karena setiap daerah memiliki karakteristik dan kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda, sehingga memerlukan penyesuaian khusus.