Alumni SMSR Yogyakarta Berhasil Lolos SNBP 2026 ke ITB, Karya Fine Art Mikail Diapresiasi Rektor

Pendidikan10 Views

GueBerita.com – Mikail Fajar Dwicaksono, seorang lulusan dari Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta, yang kini dikenal sebagai SMK Negeri 3 Kasihan Bantul, telah berhasil menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Ia diterima di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pencapaian gemilang ini menarik perhatian langsung dari Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara. Beliau berkenan mengunjungi kediaman Mikail yang berlokasi di Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari Senin, 22 Juni 2026. Kunjungan ini menunjukkan apresiasi yang tinggi terhadap talenta yang dimiliki Mikail.

Kepala SMSR Yogyakarta, Drs. Soemadi, saat dihubungi pada hari Selasa, 23 Juni 2026, memberikan keterangan mengenai sosok Mikail. Menurutnya, Mikail adalah siswa yang menunjukkan karakter kuat, terutama dalam penguasaan bidang fine art atau seni rupa murni. Ketekunan dan fokusnya pada seni rupa patut diacungi jempol.

Soemadi menjelaskan lebih lanjut bahwa sejak duduk di bangku kelas 10, Mikail telah dibekali dengan berbagai kemampuan menggambar. Sekolah juga secara aktif mendorongnya untuk berani menampilkan hasil karyanya kepada publik. Upaya ini bertujuan agar Mikail terbiasa dengan apresiasi dan kritik membangun.

Ia menambahkan bahwa Mikail telah menunjukkan dedikasinya melalui partisipasi dalam program sekolah yang dikenal dengan nama Pameran Karya. Acara ini diselenggarakannya ketika ia duduk di kelas 12, sebuah momen penting untuk memamerkan karya-karya terbaiknya.

Dengan penuh harap, Soemadi mendoakan agar Mikail dapat memanfaatkan kesempatan emas untuk belajar di ITB. Ia berharap pengalaman tersebut akan menjadi sarana bagi Mikail untuk terus mengembangkan kemampuan artistiknya lebih jauh lagi, serta meraih prestasi-prestasi cemerlang di dunia seni rupa.

Perkembangan bakat melukis Mikail sejak usia dini tidak lepas dari peran penting dukungan keluarga. Dukungan ini menjadi salah satu faktor krusial yang membantunya tumbuh sebagai seniman.

Ayah Mikail, Sumarno, saat dihubungi pada hari Selasa, 23 Juni 2026, berbagi cerita mengenai kecintaan putranya pada dunia seni. Ia mengungkapkan bahwa Mikail sudah menunjukkan minat yang besar terhadap kegiatan menggambar sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Minat ini terus dipupuk hingga saat ini.

Sumarno menceritakan tantangan yang pernah dihadapi keluarganya. Karena keterbatasan ekonomi, dirinya dan sang istri, yang berprofesi sebagai pedagang, pernah berinisiatif membelikan asbes. Media ini digunakan sebagai alternatif alas melukis bagi Mikail, menunjukkan upaya luar biasa keluarga untuk mendukung kreativitasnya.

Ia menegaskan bahwa keluarganya terus berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan berbagai kebutuhan Mikail. Ketersediaan kanvas dan beragam peralatan melukis menjadi prioritas agar bakat seni anaknya dapat terus berkembang tanpa hambatan.

Lebih lanjut, Sumarno mengungkapkan bahwa Mikail berhasil memperoleh nilai yang sangat tinggi saat mengikuti proses seleksi masuk ke SMSR Yogyakarta. Prestasi akademis ini menjadi bukti awal dari potensi besar yang dimilikinya di bidang seni.