Ratusan Personel Gabungan Gelar Operasi Pengamanan Madiun Raya

News1 Views

GueBerita.com – Menjelang perayaan tradisi Suro 2026, upaya peningkatan keamanan di wilayah Madiun Raya telah dimulai. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Suro 2026 yang diselenggarakan oleh Polres Madiun Kota di Alun-alun Kota Madiun pada hari Senin, 15 Juni.

Operasi ini melibatkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), perwakilan pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang relevan. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan tradisi Suro dapat berjalan lancar, aman, dan tertib bagi seluruh masyarakat.

Perayaan Suro merupakan agenda tahunan yang selalu menarik perhatian banyak pihak. Kegiatan ini seringkali melibatkan partisipasi massa yang besar, termasuk anggota dari berbagai perguruan pencak silat yang ada di Madiun Raya. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan kelengkapan sarana pendukung menjadi langkah krusial sebelum mereka diterjunkan ke lapangan untuk menjalankan tugas pengamanan.

Dalam apel tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turut hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Beliau secara tegas menekankan bahwa kolaborasi dan sinergi yang kuat antarinstansi merupakan fondasi utama dalam upaya menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi seluruh warga Madiun.

F. Bagus Panuntun menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini memiliki peran penting sebagai sarana untuk memastikan setiap petugas memahami dengan jelas tugas dan tanggung jawab masing-masing. Hal ini penting agar pelaksanaan di lapangan dapat berjalan sesuai rencana dan koordinasi antarpihak berjalan efektif.

“Apel gelar pasukan ini merupakan sebuah kegiatan pengecekan terhadap kesiapan personel Polri bersama dengan instansi terkait, serta seluruh potensi masyarakat beserta kelengkapan yang mereka miliki, sebelum nantinya mereka ditugaskan ke lapangan. Melalui pengecekan ini, kami berharap seluruh rencana yang telah disusun dapat diimplementasikan dengan baik dan dapat semakin memperkuat sinergi serta kerja sama di antara seluruh pemangku kepentingan,” ujar F. Bagus Panuntun.

Guna meminimalkan potensi terjadinya gangguan keamanan selama perayaan Suro, pihak kepolisian telah dilaporkan secara proaktif melakukan pemetaan terhadap area-area yang dinilai rawan di seluruh wilayah Madiun. Sebagai bagian dari strategi pengamanan, sejumlah pos pengamanan telah didirikan di lokasi-lokasi yang dianggap strategis. Pos-pos ini akan berfungsi sebagai pusat pemantauan dan respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi yang terjadi.

Dengan adanya pelaksanaan Operasi Aman Suro 2026 yang telah direncanakan secara matang dan terstruktur ini, seluruh pihak yang terlibat memiliki harapan besar agar momen sakral 1 Suro tahun ini dapat terlaksana dengan suasana yang khidmat dan damai. Selain itu, diharapkan pula agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kehadiran rasa aman selama perayaan berlangsung. (*)