Capai Target Pemeriksaan Suspek TBC, Surabaya Lampaui 71 Persen

News9 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara konsisten memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) di wilayahnya.

Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan penelusuran (tracing) dan pemeriksaan (screening) yang dilaksanakan secara berkala di berbagai area.

Hingga periode Mei 2026, capaian pemeriksaan terhadap suspek TBC di Surabaya menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Upaya ini merupakan bagian integral dari komitmen nasional untuk mengeliminasi TBC pada tahun 2030.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengemukakan bahwa terdapat lima zona prioritas di Surabaya yang menjadi fokus kegiatan penelusuran dan pemeriksaan rutin setiap minggunya.

Beliau menjelaskan, “Kami memiliki program khusus untuk penelusuran dan pemeriksaan. Di Surabaya, ada lima area yang setiap pekannya menjadi sasaran kegiatan penelusuran dan pemeriksaan.”

Lebih lanjut, dr. Billy memerinci bahwa kegiatan penelusuran difokuskan pada individu yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang telah terdiagnosis TBC.

Sementara itu, kegiatan pemeriksaan (screening) ditujukan bagi masyarakat luas, termasuk mereka yang tidak menunjukkan gejala maupun yang tidak memiliki riwayat kontak langsung dengan penderita TBC.

“Jadi, penelusuran ini ditujukan untuk kontak erat. Sedangkan pemeriksaan (screening) diperuntukkan bagi mereka yang tidak bergejala, dan bahkan yang tidak pernah memiliki riwayat kontak sebelumnya,” terang dr. Billy.

Data yang dihimpun oleh Dinkes Surabaya untuk periode Januari hingga Mei 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dari target penemuan sebanyak 61.624 suspek atau terduga TBC, sebanyak 44.088 orang telah berhasil diperiksa. Angka ini mencapai 71,54 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, capaian skrining penduduk telah menjangkau 644.201 orang. Angka ini setara dengan 45,78 persen dari target 50 persen jumlah penduduk yang seharusnya menjalani skrining.

Berdasarkan estimasi terdapat 11.412 kasus TBC yang diprediksi muncul pada tahun 2026. Hingga saat ini, sebanyak 4.191 kasus telah berhasil diidentifikasi. Dari jumlah tersebut, 4.078 kasus merupakan TBC sensitif obat (SO), dan 113 kasus adalah TBC resistan obat (RO).

Saat ini, tercatat sebanyak 4.166 pasien TBC sedang menjalani rangkaian pengobatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang tersebar di seluruh Surabaya.