Nikah Massal Digelar Kemenag 27 Juni, Pendaftaran KUA DKI Hingga 23 Juni

Nasional3 Views

GueBerita.com – Kementerian Agama akan menyelenggarakan sebuah program nikah massal yang menarik sebagai bagian dari perayaan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Program ini dikemas secara modern melalui acara Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo, menawarkan konsep layanan terpadu atau one stop service.

Tujuannya adalah untuk memastikan para pasangan tidak hanya sah secara agama dan hukum negara, tetapi juga benar-benar siap secara lahir dan batin dalam memulai kehidupan berumah tangga.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) dari Kementerian Agama menjadi penyelenggara utama kegiatan ini. Acara Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo 2026 akan dilaksanakan di Smesco Exhibition Hall.

Nikah Fest sendiri mengusung tema One Stop Nikah Solution, yang menyediakan berbagai layanan komprehensif. Layanan tersebut meliputi sesi ta’aruf, bimbingan perkawinan, pameran pernikahan (wedding expo), hingga puncak acara nikah massal.

Bagi pasangan yang terpilih mengikuti program ini, akan ada dukungan tambahan. Mereka berkesempatan mendapatkan bantuan modal usaha dan turut menjadi bagian dari Gerakan Sadar Pencatatan Nikah yang dikenal dengan akronim Gas Nikah.

Program nikah massal ini merupakan salah satu dari 16 program unggulan dalam rangkaian acara Peaceful Muharam 1448 H. Tema besar yang diusung dalam rangkaian kegiatan ini adalah “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”.

Penyelenggaraan acara ini berada di bawah naungan Ditjen Bimas Islam Kemenag. Peserta yang dapat mengikuti program ini adalah pasangan calon pengantin yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta, dan pendaftaran dilakukan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah masing-masing.

Jadwal pelaksanaan Nikah Fest dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 27 hingga 28 Juni 2026. Puncak acara, termasuk pelaksanaan akad nikah massal, akan digelar pada tanggal 27 Juni 2026. Sementara itu, batas akhir pendaftaran bagi calon peserta adalah tanggal 23 Juni 2026.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menekankan pentingnya kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan para pasangan dalam membangun keluarga yang harmonis dan tangguh. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menyajikan layanan keagamaan yang lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Untuk dapat mendaftar, pasangan calon pengantin diwajibkan untuk mendaftar melalui KUA sesuai domisili mereka. Calon peserta juga harus memenuhi semua persyaratan administrasi yang diperlukan untuk pernikahan. Pelaksanaan akad nikah akan dilakukan di KUA di wilayah DKI Jakarta, dan para peserta diharapkan bersedia mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan dalam program ini.