GueBerita.com – Penanganan bencana di Pulau Sumatra menunjukkan bahwa peran pemerintah saja tidaklah cukup dalam menghadapi situasi darurat.
Lembaga kemanusiaan dan berbagai elemen masyarakat sipil secara aktif turut serta dalam meringankan beban para warga yang terdampak oleh bencana.
Sejak akhir tahun 2025 hingga pertengahan tahun 2026, aliran bantuan terus mengalir dari berbagai lembaga amil zakat, mencakup seluruh tahapan, mulai dari respons darurat hingga proses pembangunan kembali.
Forum Zakat (FOZ) telah menyalurkan bantuan senilai Rp113,8 miliar untuk berbagai program penanganan bencana yang terjadi di wilayah Sumatra.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sektor krusial, seperti layanan kesehatan, distribusi logistik, dukungan pendidikan, kegiatan pencarian dan pertolongan, serta penyediaan tempat pengungsian dan perlindungan bagi para korban.
Saat ini, penyaluran bantuan telah memasuki fase rekonstruksi, yang difokuskan pada pembangunan kembali rumah, fasilitas ibadah seperti masjid, sarana pendidikan berupa sekolah, serta berbagai fasilitas umum lainnya yang rusak akibat bencana.
Seluruh bantuan tersebut dihimpun dan disalurkan oleh Lembaga Amil Zakat yang merupakan anggota dari Forum Zakat (FOZ). Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum FOZ, Wildhan Dewayana, yang merinci periode penyaluran bantuan mulai dari akhir tahun 2025 hingga Juni 2026.
Program bantuan ini telah berhasil menjangkau 49 kabupaten dan kota yang tersebar di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan tujuan utama membantu masyarakat yang terdampak bencana, baik dalam pemenuhan kebutuhan darurat maupun dalam upaya pemulihan jangka panjang.
Melalui berbagai sektor bantuan yang telah diimplementasikan, program kesehatan yang dijalankan oleh FOZ berhasil menjangkau sebanyak 25.495 penerima manfaat.
Sementara itu, bantuan logistik yang didistribusikan menjangkau 808.014 penerima manfaat. Di sektor pendidikan, bantuan yang diberikan telah menyentuh 2.656 penerima manfaat.
Untuk kegiatan pencarian dan pertolongan, program ini melibatkan partisipasi ribuan relawan yang berasal dari lembaga-lembaga anggota FOZ, menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya penyelamatan dan evakuasi.
Sedangkan untuk layanan pengungsian dan perlindungan, program ini telah memberikan manfaat kepada 2.268 penerima manfaat, memastikan mereka mendapatkan tempat aman dan dukungan selama masa pemulihan.






