Pemkab Madiun Sambut Kepulangan Jemaah Haji di Pendopo Ronggo Djumeno

Nasional16 Views

GueBerita.com – Tepat pada hari Minggu, 7 Juni 2026, Pendopo Ronggo Djumeno Caruban menjadi saksi bisu kepulangan 451 jemaah haji asal Kabupaten Madiun. Jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 24 dan 25 ini akhirnya tiba kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah haji pada tahun 1447 Hijriah.

Prosesi penyambutan yang khidmat ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah. Tampak hadir Bupati Madiun Hari Wuryanto, beserta Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran perwakilan dari Kementerian Agama, organisasi keagamaan, serta ratusan anggota keluarga jemaah semakin memeriahkan suasana.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian pemulangan jemaah. Ia memastikan bahwa proses ini terus dipantau secara berkala melalui koordinasi yang erat dengan panitia penyelenggara.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh pemerintah daerah, seluruh jemaah dari kedua kloter tersebut dilaporkan kembali dalam kondisi utuh, tanpa ada yang tertinggal. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi seluruh pihak yang terlibat.

Meskipun demikian, Bupati tidak menampik adanya beberapa jemaah yang sempat mengalami kendala kesehatan selama berada di Makkah maupun Madinah. Namun, otoritas terkait telah sigap menangani kondisi tersebut. Tim medis dan petugas kloter di lapangan telah memberikan perawatan yang diperlukan selama fase ibadah berlangsung.

Lebih rinci mengenai jumlah jemaah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madiun mencatat bahwa Kloter 24 membawa sebanyak 374 jemaah. Sementara itu, Kloter 25 terdiri dari 77 jemaah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, turut mengonfirmasi bahwa seluruh jadwal kepulangan telah disinkronisasikan dengan baik. Hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan seluruh pihak dalam proses penjemputan.

Pihak otoritas keagamaan juga melaporkan bahwa pasca-kedatangan, terdapat penanganan medis lanjutan bagi dua orang jemaah haji dari gelombang kepulangan hari ini. Keduanya dilaporkan langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk menjalani perawatan intensif. Satu jemaah dirawat di RSUD Dungus, sementara satu lainnya di RSUD Caruban.

Pemantauan terhadap perkembangan kondisi kesehatan kedua jemaah tersebut terus dilakukan secara berkala hingga saat ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan mereka mendapatkan perawatan terbaik.

Pemerintah daerah menyampaikan harapan agar seluruh jemaah yang telah kembali ke tanah air dapat menjadi teladan positif di tengah masyarakat. Diharapkan pula, mereka dapat turut berkontribusi dalam mendukung kondusivitas serta pembangunan di Kabupaten Madiun.

Sementara itu, bagi masyarakat yang masih berada dalam daftar tunggu untuk menunaikan ibadah haji, Bupati mengimbau agar mereka senantiasa mempersiapkan diri. Persiapan fisik dan mental yang matang sangat diperlukan dalam menghadapi masa antrean keberangkatan ke tanah suci.