Prabowo Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Tokoh Militer yang Mengabdi

Nasional5 Views

GueBerita.com – Duka mendalam dirasakan oleh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kementerian Pertahanan atas berpulangnya salah satu prajurit terbaik bangsa. Kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menjadi pengingat akan jasa para pejuang negara yang tak lekang oleh waktu.

Negara memberikan penghormatan terakhir melalui prosesi militer yang digelar secara khidmat, sebuah tanda bakti bangsa kepada salah satu putra terbaiknya.

Presiden Prabowo Subianto turut hadir dalam upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Acara tersebut berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026.

Presiden memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan almarhum. Tindakan ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi atas seluruh pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan oleh almarhum untuk kemajuan bangsa dan negara.

Baca juga: Arus Balik Idul Adha Melonjak, Ratusan Ribu Kendaraan Kembali ke Jabodetabek

Sepanjang hidupnya, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikenal luas sebagai salah satu tokoh militer nasional yang memiliki rekam jejak pengabdian panjang untuk Indonesia. Kontribusinya sangat berarti, terutama saat beliau menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002 hingga 2005. Selain itu, beliau juga pernah mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia dari tahun 2014 hingga 2019.

Jenazah almarhum kemudian dilepas dari lingkungan Kementerian Pertahanan. Perjalanan terakhirnya dilanjutkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, yang berlokasi di Jakarta.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam setiap tahapan prosesi ini menegaskan kembali wujud penghormatan negara. Ini adalah sebuah apresiasi yang tulus atas seluruh jasa dan pengabdian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu bagi kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

Rangkaian upacara dimulai dari persemayaman di Kementerian Pertahanan. Setelah itu, dilanjutkan dengan prosesi pelepasan jenazah yang membawa beliau menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.

Prosesi pelepasan jenazah ini merupakan bagian integral dari rangkaian penghormatan terakhir yang diberikan kepada almarhum. Semua ini dilakukan sebelum beliau dimakamkan secara militer, sebuah tradisi yang menghormati jasa para pahlawan.