Manggala Agni Kirim Dua Tim dari Rengat untuk Atasi Kebakaran Lahan Gambut Pelalawan

Nasional14 Views

GueBerita.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Riau, khususnya di lahan gambut yang memiliki kerentanan tinggi. Tim Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera terus berjuang memadamkan api yang telah berlangsung selama tiga hari.

Medan yang sulit serta angin yang bertiup kencang menjadi tantangan utama bagi tim darat. Untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya api, upaya pemadaman darat turut didukung oleh operasi water bombing dari udara.

Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera telah bergerak sigap memadamkan Karhutla di tiga kabupaten, yaitu Siak, Rokan Hilir, dan Pelalawan, Provinsi Riau, pada Jumat (29/5).

Ferdian Krisnanto, Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, menyatakan bahwa personel Manggala Agni di lapangan telah melakukan pemadaman intensif sejak Hari Raya Idul Adha pada tanggal 27 Mei. Fokus utama saat ini adalah melanjutkan upaya pemadaman dan melakukan sekat bakar untuk mengisolasi api.

“Fokus kami hari ini adalah melanjutkan pemadaman dan melakukan penyekatan agar api terlokalisir, tim Manggala Agni di darat saat ini dibantu juga dengan water bombing dari satgas Udara,” ujar Ferdian.

Selain itu, satu regu Manggala Agni dari Daops Sumatera III Labuhanbatu dikerahkan untuk membantu pemadaman Karhutla di Desa Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap munculnya titik api yang berpotensi berkembang lebih luas.

Baca juga: Wujudkan Pesantren Ramah Anak, Al Amanah Sidoarjo Kembangkan P3LP

Pemadaman ini penting untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat sekitar yang terdampak. Personel Manggala Agni bersama dengan tim gabungan lainnya turun langsung ke lokasi kejadian.

Mereka bekerja keras untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada potensi untuk menyala kembali. Upaya ini menunjukkan keseriusan dalam penanganan Karhutla.

Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera juga mengambil langkah strategis dengan mengerahkan dua tim Manggala Agni dari Daops Sumatera VII Rengat. Tim ini ditugaskan untuk memadamkan Karhutla yang terjadi di Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar, dan Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan.

Keputusan untuk mengerahkan tim tambahan ini diambil setelah terdeteksinya titik-titik api di kedua lokasi yang memang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi. Kedua wilayah pesisir ini memiliki karakteristik lahan gambut yang dalam.

Karakteristik lahan gambut yang dalam ini menjadikan area tersebut sangat rentan memicu kebakaran hebat, terutama saat memasuki musim kemarau. Oleh karena itu, pencegahan dan pemadaman dini menjadi sangat krusial.