GueBerita.com – Suasana di area Bendungan Serut, Desa Jegu, Kabupaten Blitar, mendadak berubah menjadi tegang pada Senin (18/05) sore. Sebuah insiden tragis terjadi ketika seorang warga dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Brantas yang berada di sekitar bendungan.
Kejadian ini sontak memicu kepanikan di antara kerumunan warga yang sedang menikmati suasana di lokasi tersebut. Reaksi cepat dari warga sekitar dan para pencari ikan yang kebetulan berada di area pladu bendungan menjadi kunci dalam upaya penyelamatan.
Korban yang diketahui berasal dari wilayah Wonorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, diduga tenggelam saat berada di perairan yang berdekatan dengan bendungan. Insiden ini terjadi di aliran Sungai Brantas, tepatnya di wilayah Desa Jegu, yang lokasinya berdekatan dengan Bendungan Serut, Lodoyo.
Informasi mengenai peristiwa ini, yang dikutip dari akun Instagram Indonesiamedia pada tanggal 18 Mei, menyebutkan bahwa saksi mata di lokasi kejadian menggambarkan kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan kritis. Korban dilaporkan sempat tidak dapat merespons atau diajak berkomunikasi.
Baca juga: Pelukan Empat Kali Sehari Bisa Kurangi Depresi dan Cemas
Mengetahui adanya situasi darurat, warga setempat bersama dengan para pencari ikan yang beraktivitas di area pladu bendungan segera bergerak cepat. Mereka bahu-membahu melakukan upaya evakuasi untuk menyelamatkan nyawa korban dari ancaman tenggelam.
Setelah berhasil dievakuasi dari dalam air, korban yang merupakan warga Wonorejo, Sutojayan, segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Tujuannya adalah agar korban dapat menerima penanganan medis yang diperlukan secepatnya guna mencegah kondisi yang lebih buruk.
Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada sore hari. Pada waktu tersebut, arus air di sekitar bendungan diketahui dapat berubah-ubah dengan cepat. Perubahan ini seringkali dipicu oleh aktivitas yang terjadi di dalam bendungan itu sendiri, yang dapat memengaruhi kondisi permukaan air.
Lokasi di sekitar Bendungan Serut, khususnya di aliran Sungai Brantas wilayah Desa Jegu, memang kerap menjadi tempat favorit bagi warga. Banyak warga yang memanfaatkan area ini untuk kegiatan mencari ikan, serta untuk aktivitas pladu bendungan yang menjadi ciri khas daerah tersebut.
Perlu menjadi perhatian bahwa kondisi arus di sekitar bendungan memiliki karakteristik yang dapat berubah secara mendadak. Perubahan arus ini berpotensi menciptakan lubang atau ombak lokal yang dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi individu yang tidak berhati-hati atau tidak familiar dengan dinamika aliran sungai di area tersebut.






