Bupati Sidoarjo Tinjau Rumah Tidak Layak Huni dan Beri Bantuan Kursi Roda di Wonoayu

News13 Views

GueBerita.com – Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah tidak layak huni (RTLH) serta memberikan bantuan kursi roda kepada sejumlah warga di Desa Candinegoro, Sawangkring, dan Wonokasian, Kecamatan Wonoayu. Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Baznas, Camat Wonoayu, serta jajaran Forkopimka, pada hari Minggu, 17 Mei 2026.

Agenda rutin yang seringkali digelar setiap akhir pekan ini juga dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada warga yang membutuhkan. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat.

Subandi menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan perhatian tulus kepada masyarakat yang kurang mampu. Perhatian ini difokuskan pada mereka yang tinggal di hunian yang belum layak serta individu yang memerlukan alat bantu mobilitas untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Perbedaan Kandungan Gizi Putih dan Kuning Telur

“Inisiatif yang sedang kita jalankan saat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo hadir dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang mampu, termasuk mereka yang menempati hunian tidak layak serta individu yang memerlukan bantuan kursi roda,” ujar Bupati Subandi.

Dalam sidak RTLH tersebut, Bupati meninjau langsung kondisi rumah Sukirman (46) yang berlokasi di Dusun Dermo, Desa Candinegoro. Sukirman tinggal bersama istri dan seorang anaknya. Ia diketahui bekerja serabutan, menerima pekerjaan apa saja yang bisa dikerjakan karena tidak memiliki keahlian khusus.

Saat meninjau rumah Sukirman, Bupati Subandi melihat kondisi atap rumah yang masih terbuat dari bambu. Ia menyatakan kekhawatirannya jika hujan akan menyebabkan kebocoran, begitu pula dengan kondisi kamar mandi dan dapurnya. “Ini tadi kita cek, terutama atapnya ini masih pring atau bambu. Kalau hujan pasti bocor, juga kamar mandinya dan dapurnya. Nanti akan kita instruksikan Baznas untuk segera ada perbaikan atap, kamar mandi, serta pemasangan keramik supaya rumah ini benar-benar layak huni dan nyaman ditempati,” jelas Subandi.

Selain fokus pada perbaikan hunian tidak layak, pada hari yang sama Bupati Subandi juga menyerahkan bantuan kursi roda. Penerima bantuan tersebut antara lain Mukayanah (60) yang hidup sebatang kara dan memiliki keterbelakangan mental, serta Rawit (60) yang sedang berjuang melawan penyakit diabetes. Keduanya berdomisili di Desa Sawocangkring. Bantuan juga diberikan kepada Dewi Yucha (75) yang mengalami cacat permanen pada kakinya dan Sugeng (71) yang menderita penyakit komplikasi jantung, keduanya berasal dari Desa Wonokasian.

Bupati Subandi menegaskan bahwa program bantuan kursi roda bagi warga yang membutuhkan akan terus dilanjutkan. Ia menyatakan bahwa tim pemerintah daerah akan terus melakukan peninjauan dan keliling. “Program kursi roda ini bagi warga yang membutuhkan akan terus kita bantu. Kita keliling, ketika ada warga membutuhkan, tentu kita harus turun. Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mengurangi beban beliau dan keluarganya. Mugi-mugi diparingi sehat,” pungkasnya.

Melalui berbagai bentuk penyaluran bantuan, mulai dari perbaikan hunian hingga penyediaan alat bantu mobilitas, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat secara signifikan meringankan beban masyarakat. Upaya ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh, mencakup aspek fisik dan kenyamanan tempat tinggal. (*)