Kakak Kandung Dituding Lakukan Pelecehan Seksual oleh Pewaris Keluarga Singha, Media Thailand Geger

GueBerita.com – Kisruh di dalam salah satu keluarga konglomerat ternama Thailand, pemilik merek bir Singha, kini menjadi sorotan publik. Pengakuan mengejutkan datang dari Siranudh “Psi” Scott, seorang anggota keluarga tersebut, yang secara terbuka mengungkap dugaan pelecehan seksual yang dialaminya.

Pengakuan ini disampaikan Siranudh melalui sebuah unggahan video di platform media sosial Facebook. Video tersebut dengan cepat menjadi viral, memicu gelombang perhatian dan diskusi luas di kalangan masyarakat Thailand, terutama di jagat maya.

Dalam video yang beredar, Siranudh secara spesifik menuding kakak laki-lakinya, Sunit “Pi” Scott, sebagai pelaku dugaan pelecehan seksual. Peristiwa traumatis ini, menurut pengakuan Siranudh, telah berlangsung sejak dirinya masih berusia remaja.

Baca juga: Kontroversi LCC 4 Pilar MPR Kalbar Berlanjut, SMAN 1 Pontianak Tolak Pertandingan Ulang

Ia merinci bahwa dugaan pelecehan tersebut terjadi secara berulang-ulang sepanjang rentang usianya, mulai dari 12 tahun hingga 24 tahun. Siranudh, yang kini berusia 29 tahun, juga mengklaim bahwa ia memiliki bukti berupa rekaman yang berisi pengakuan terkait peristiwa-peristiwa yang dituduhkan tersebut.

“Aku tidak ingin ada yang menyebutku sebagai pewaris Singha. Orang-orang tidak tahu yang sebenarnya,” ungkap Siranudh dengan nada suara penuh kesedihan dan tangis dalam video yang diunggahnya, sebagaimana dikutip pada Kamis (14/5).

Lebih lanjut, Siranudh menyatakan bahwa anggota keluarganya yang lain mengetahui mengenai dugaan pelecehan yang menimpanya. Namun, ia menyayangkan bahwa tidak ada satu pun dari pihak keluarga yang memberikan bantuan atau dukungan kepadanya pada saat itu.

“Saudara laki-lakiku melecehkanku secara seksual. Dia tidak hanya melakukannya sekali,” tegas Siranudh dalam rekaman video tersebut, menggarisbawahi kebrutalan dan pengulangan tindakan yang dialaminya.

Tidak hanya berhenti pada pengungkapan dugaan pelecehan seksual, Siranudh juga membawa isu-isu internal keluarga lainnya ke publik. Ia menyinggung adanya persoalan terkait sengketa warisan yang juga menjadi sumber konflik di dalam keluarganya.

Dalam pengakuannya, Siranudh menyebutkan bahwa ibunya telah mengajukan gugatan hukum terhadap dirinya. Gugatan tersebut berkaitan dengan harta peninggalan mendiang kakeknya, Chamnong Bhirombhakdi, yang diketahui pernah memegang posisi penting sebagai ketua di Singha Corp.

“Tahun ini, ibuku mengajukan gugatan terhadapku untuk mengklaim harta warisan yang diberikan kakek,” ungkap Siranudh, menambahkan lapisan kompleksitas pada permasalahan keluarga yang sedang dihadapinya.