Pedagang Tahu Goreng Tewas Akibat Tabrak Mobil SPPG di Bekasi

Viral8 Views

GueBerita.com – Sanoeri (41), seorang pedagang tahu goreng yang menjadi korban tabrakan mobil SPPG di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (12/5/2026) sore.

Korban menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat menjalani perawatan medis akibat luka berat yang dialaminya dalam insiden tersebut.

Kecelakaan tragis ini bermula ketika sebuah mobil SPPG melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan Nusantara menuju Jalan Pulau Kalimantan Raya.

Baca juga: Video TikTok: Kisah Pilu Pasangan Kehilangan Bayi Kembar yang Menginspirasi

Kendaraan tersebut kemudian kehilangan kendali dan menabrak dua lapak pedagang secara beruntun. Lapak yang pertama kali tertabrak adalah lapak tahu goreng milik Sanoeri, disusul dengan lapak ayam goreng yang berlokasi di tempat yang sama.

Akibat hantaman keras tersebut, Sanoeri mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya. Ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Sayangnya, meskipun tim medis telah berusaha memberikan perawatan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Sanoeri dikenal sebagai sosok pekerja keras dan merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Setiap hari, ia gigih berjualan tahu goreng demi menafkahi istri dan anaknya yang masih berusia empat tahun.

Bagi warga sekitar, Sanoeri adalah pribadi yang ramah, sopan, dan selalu menyapa setiap kali bertemu di jalan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang di sekitarnya.

“Mobilnya tiba-tiba melaju kencang, lalu langsung menghantam lapak di sini. Suaranya sangat keras, seperti suara petir,” ujar Yuli (53), seorang saksi mata yang kebetulan berada di lokasi kejadian saat peristiwa nahas itu terjadi.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan mobil SPPG yang merenggut nyawa Sanoeri.

Sementara itu, keluarga korban masih berduka cita mendalam atas kepergian Sanoeri, seorang pedagang kecil yang telah berjuang keras demi kesejahteraan keluarga tercinta. (*)