SMAN 1 Pontianak Minta Penjelasan MPR Terkait Jawaban Benar Dianggap Salah di LCC

Viral9 Views

GueBerita.com – Kontroversi mewarnai ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Kalimantan Barat.

SMAN 1 Pontianak, salah satu peserta, merasa dirugikan dan kini menuntut klarifikasi dari pihak penyelenggara terkait keputusan juri yang dianggap tidak adil pada babak final.

Peristiwa yang menimbulkan polemik ini terjadi pada babak final kompetisi tingkat provinsi Kalimantan Barat. Dalam babak tersebut, SMAN 1 Pontianak bersaing ketat dengan dua sekolah lainnya, yaitu SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Sanggau.

Ketegangan memuncak pada sesi rebutan jawaban. Saat itu, Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi yang pertama kali mengajukan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh juri.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” demikian bunyi jawaban yang disampaikan oleh salah satu siswi dari Regu C SMAN 1 Pontianak.

Namun, jawaban yang dianggap benar oleh tim SMAN 1 Pontianak ini justru dinyatakan salah oleh dewan juri. Akibatnya, Regu C harus menerima konsekuensi berupa pengurangan nilai sebanyak lima poin.

Setelah jawaban Regu C dinyatakan salah, pertanyaan tersebut kemudian dialihkan kepada regu lain. Regu B dari SMAN 1 Sambas kemudian mencoba menjawab pertanyaan yang sama.

Secara mengejutkan, jawaban yang diberikan oleh Regu B SMAN 1 Sambas adalah identik dengan jawaban yang sebelumnya disampaikan oleh Regu C SMAN 1 Pontianak.

Dewan juri kemudian menyatakan bahwa jawaban dari Regu B tersebut benar, dan memberikan tambahan nilai sebesar 10 poin kepada SMAN 1 Sambas.

Keputusan juri ini sontak memicu protes keras dari peserta Regu C SMAN 1 Pontianak. Mereka merasa sangat keberatan karena jawaban yang mereka berikan dianggap salah, padahal identik dengan jawaban regu lain yang dinyatakan benar.

Meskipun tim SMAN 1 Pontianak telah menyampaikan keberatan mereka secara langsung, keputusan dewan juri tidak mengalami perubahan. Jawaban Regu C tetap dianggap salah.

Baca juga: Siswa Keracunan Makanan, Pemkot Surabaya Lakukan Verifikasi dan Tunggu Hasil Laboratorium

Situasi yang dinilai tidak adil ini kemudian terekam dan rekaman ulang momen tersebut beredar luas di media sosial. Video tersebut dengan cepat menjadi viral dan menarik perhatian banyak pihak.