GueBerita.com – Balapan Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5/2026), berlangsung penuh drama setelah hujan deras mengguyur area lintasan sejak pagi hari.
Kondisi cuaca yang memburuk membuat pihak penyelenggara MotoGP mengambil keputusan cepat dengan memangkas total balapan dari semula 27 lap menjadi hanya 13 lap demi menjaga keselamatan seluruh pembalap.
Di tengah lintasan yang licin dan penuh risiko, pembalap muda Indonesia, Veda Pratama, justru mampu menunjukkan performa luar biasa.
Memulai balapan dari posisi kedelapan, Veda tampil konsisten hingga akhirnya berhasil mengamankan finis di posisi keempat setelah bersaing ketat dengan sejumlah pembalap Eropa seperti David Alonso dan Angel Piqueras.
Hujan deras yang turun sejak sesi pemanasan membuat jalannya Moto3 Prancis 2026 sempat dihentikan melalui red flag pada lap awal.
Direksi balapan kemudian memutuskan menggelar restart dengan format sprint sepanjang 13 lap guna mengurangi risiko kecelakaan sekaligus mempertahankan intensitas persaingan di Le Mans.
Baca juga: Bupati Subandi Ajak Swasta Berkontribusi dalam Pembangunan KDKMP
Pebalap Honda Indonesia, Veda Pratama, sukses menyelesaikan balapan di posisi keempat dengan catatan waktu 24 menit 12 detik.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaiknya sepanjang musim Moto3 2026, sekaligus membuatnya unggul 0,8 detik dari pembalap di posisi kelima serta mampu mengalahkan beberapa rider unggulan asal Spanyol.
Kondisi trek Le Mans yang diguyur hujan deras menjadi ujian besar bagi seluruh pembalap, termasuk Veda Pratama.
Kemampuannya mengendalikan motor terutama di tikungan Maison Blanche mendapat sorotan karena tampil stabil sepanjang balapan.
Ia juga berhasil menghindari insiden kecelakaan di lap kelima yang melibatkan dua pembalap lain, serta mengambil keputusan tepat dalam pemilihan ban untuk menjaga kecepatan.






