GueBerita.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Surodinawan pada Jumat (26/6) sebagai bagian dari langkah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menekankan bahwa pencegahan PTM harus menjadi perhatian bersama.
Ia menjelaskan, berbeda dengan penyakit menular yang disebabkan oleh virus maupun bakteri dan dapat menyebar antarmanusia, penyakit tidak menular umumnya dipengaruhi oleh kebiasaan dan pola hidup seseorang.
“Kita harus menyamakan persepsi terkait upaya yang harus dilakukan dalam mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular. Penyakit ini lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup dan pola hidup manusia sendiri. Karena penyebabnya berasal dari diri sendiri, maka yang paling bisa menjaga kesehatan adalah diri kita sendiri,” terang perempuan yang kerap disapa Ning Ita tersebut.
Lebih lanjut, Ning Ita mengungkapkan bahwa menjaga pola makan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam menerapkan gaya hidup sehat.
Menurutnya, berbagai godaan untuk mengonsumsi makanan yang kurang sehat memang sulit dihindari, namun dapat diatasi apabila disertai niat dan komitmen yang kuat dari setiap individu.
“Godaan terbesar manusia untuk bisa menjaga kesehatan hari ini adalah makanan. Ini memang godaan yang paling berat, tetapi tetap bisa disiasati tergantung niat dan komitmen diri sendiri. Mau panjang umur atau ingin cepat habis kontraknya,” tuturnya.
Selain memperhatikan asupan makanan, Ning Ita juga mengimbau masyarakat agar membiasakan diri melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Ia menjelaskan bahwa olahraga tidak harus dilakukan dengan intensitas tinggi atau dalam waktu yang lama.
Aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari, setidaknya lima kali dalam seminggu, sudah cukup memberikan manfaat, dengan jenis gerakan yang disesuaikan kondisi dan kemampuan masing-masing.






