Pendataan Bantuan Sosial Kota Mojokerto Raih Peringkat Enam Nasional, Diberi Apresiasi

Nasional2 Views

GueBerita.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi atas percepatan pelaksanaan pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Mojokerto.

Berdasarkan data sementara hingga 8 Juli 2026, Kota Mojokerto berhasil menempati peringkat keenam secara nasional dalam persentase jumlah keluarga yang telah melakukan pendaftaran melalui portal Perlinsos.

Apresiasi ini disampaikan oleh Ketua Tim Penyelenggaraan Kota Cerdas Komdigi, Indriani Rahmawati. Beliau juga bertugas sebagai PIC Komdigi Korwil III untuk Kota Mojokerto. Pernyataan ini disampaikan saat melakukan peninjauan pelaksanaan pendataan Perlinsos di Kantor Kelurahan Meri pada Kamis (9/7).

“Saya mengapresiasi bantuan dari Pemerintah Kota Mojokerto, terutama dari Ibu Wali Kota beserta jajarannya terkait pelaksanaan uji coba digitalisasi bansos di Kota Mojokerto,” tutur Indriani.

Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu dari 43 kabupaten dan kota di Indonesia. Wilayah-wilayah ini ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan uji coba atau pilot project digitalisasi bantuan sosial. Pelaksanaan ini dilakukan melalui portal Perlinsos.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah. Tujuannya adalah menghadirkan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran. Hal ini dicapai melalui pembaruan data penerima secara digital.

Pendataan Perlinsos di Kota Mojokerto berlangsung mulai tanggal 6 hingga 24 Juli 2026. Targetnya adalah seluruh 49.398 kepala keluarga dapat terdaftar di portal Perlinsos.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya memperkuat sosialisasi. Selain itu, pendampingan juga diberikan kepada masyarakat selama proses pendataan berlangsung.

Sampai dengan 8 Juli 2026, tercatat sebanyak 4.091 kepala keluarga telah melakukan pendaftaran. Angka ini setara dengan 8,26 persen dari total sasaran yang ditetapkan.

Capaian ini menempatkan Kota Mojokerto di posisi keenam secara nasional. Peringkat ini dihitung di antara seluruh daerah yang menjadi lokasi uji coba digitalisasi program perlindungan sosial.

“Ini merupakan capaian yang cukup baik. Harapannya, pelaksanaan uji coba digitalisasi bansos di Kota Mojokerto terus meningkat hingga mencapai target 100 persen sesuai arahan Ibu Wali Kota,” ujar Indriani menambahkan.