Nasib Penumpang Kapal Virgo Transport 8: Harapan Keluarga di Banjarmasin

News43 Views

GueBerita.com – Ketidakpastian menyelimuti keluarga para penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami musibah di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, 13 September 2026. Salah satu warga Banjarmasin, Arif, kini berada dalam penantian cemas di Pelabuhan Trisakti, berharap mendapatkan kabar baik mengenai nasib ayah, anak, dan kakaknya yang berada di atas kapal tersebut.

Arif menuturkan bahwa ia menerima informasi mengejutkan tersebut tepat pada tengah malam dari kerabatnya yang berprofesi sebagai sopir lintas Jawa-Banjarmasin. Tanpa membuang waktu, ia segera bergegas dari kediamannya di kawasan Basirih menuju pelabuhan untuk mencari kepastian kondisi keluarganya, yakni Muhammad Supardi (ayah), Rijal (anak), dan Mukhlis (kakak).

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh Arif, kapal tersebut diduga mengalami kecelakaan setelah menghadapi hantaman gelombang besar di tengah pelayarannya dari Surabaya menuju Banjarmasin. Hingga saat ini, ia masih terus menunggu informasi terbaru dari otoritas terkait di pelabuhan, tempat ia bersiaga sejak pukul 11.00 Wita.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Maolida, warga asal Tapin, Kalimantan Selatan. Ia menjelaskan bahwa terdapat delapan orang anggota keluarganya yang turut menjadi penumpang dalam kapal tersebut. Rombongan tersebut diketahui baru saja menyelesaikan agenda ziarah di Surabaya dan sedang dalam perjalanan pulang menuju kampung halaman mereka di Tapin.

Konteks Peristiwa dan Operasi Pencarian

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal ini diketahui telah berlayar dari Surabaya sejak Sabtu, 12 September, dengan membawa total 243 orang di dalamnya. Merespons laporan tersebut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) segera meluncurkan operasi SAR gabungan berskala besar.

Operasi penyelamatan ini melibatkan pengerahan unsur udara serta kapal-kapal pendukung untuk menyisir lokasi kejadian di perairan Laut Jawa. Hingga Minggu siang pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 103 orang. Berikut adalah rincian evakuasi yang dilaporkan:

  • TB Mauhaw IX: Berhasil mengevakuasi 16 orang, dengan rincian 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
  • TB TCP: Berhasil mengevakuasi 38 orang, dengan rincian 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
  • MV Haida: Berhasil mengevakuasi 49 orang yang seluruhnya dinyatakan dalam kondisi selamat.

Secara keseluruhan, hingga pembaruan data terakhir, tercatat sebanyak 97 orang berhasil diselamatkan, sementara enam orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap penumpang lainnya, dengan fokus utama pada pemulihan keselamatan korban di lokasi kecelakaan.

Proses evakuasi dan pencarian korban masih menjadi prioritas utama tim SAR gabungan, mengingat kondisi cuaca dan tantangan geografis di perairan Masalembo yang dikenal cukup ekstrem.

Pihak keluarga, termasuk Arif dan Maolida, masih menaruh harapan besar agar proses evakuasi dapat segera membuahkan hasil positif bagi seluruh penumpang yang belum ditemukan. Publik kini menantikan informasi lanjutan dari otoritas terkait mengenai perkembangan terkini operasi pencarian Kapal Virgo Transport 8.