Cegah Praktik Judi Pilkades Kabupaten Bekasi, Polisi Bentuk Satgas

News7 Views

GueBerita.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi, pihak kepolisian mengambil langkah preventif untuk menjaga integritas pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Polda Metro Jaya secara resmi membentuk satuan tugas (Satgas) khusus yang difokuskan untuk mengawasi dan menindak segala bentuk praktik perjudian yang berpotensi muncul selama tahapan pemilihan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas ini merupakan kolaborasi antara Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kabupaten. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen aparat kepolisian dalam memastikan proses Pilkades berjalan dengan jujur, transparan, dan akuntabel.

Menurut Budi, praktik perjudian dalam ajang pemilihan kepala desa sering kali melibatkan pihak ketiga yang dikenal sebagai “botoh” atau pihak yang memasang taruhan pada calon tertentu. Fenomena ini dinilai dapat merusak kemurnian suara rakyat dan mencederai nilai-nilai demokrasi di tingkat akar rumput.

“Ditreskrimum sudah membentuk satgas bersama Polres Metro Kabupaten Bekasi akan menindak tegas apabila menemukan terkait tentang perjudian,” ujar Budi kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa kehadiran Satgas ini bertujuan untuk menjaga akuntabilitas Pilkades agar tidak ditunggangi oleh kepentingan pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan melalui jalur ilegal. Ia menekankan bahwa perjudian dapat memicu ketidaksehatan kompetisi di antara para calon maupun pendukungnya.

Dalam aspek pengamanan di lapangan, pihak kepolisian berkomitmen untuk menggunakan pendekatan yang lebih humanis. Pola pengamanan ini telah dikoordinasikan secara matang dengan berbagai pihak, termasuk panitia pemilihan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta perangkat desa terkait.

Terdapat beberapa poin penting dalam strategi pengamanan yang diterapkan oleh Polri untuk Pilkades kali ini:

  • Pendekatan Humanis: Mengedepankan cara-cara persuasif dalam menangani potensi konflik di lapangan.
  • Tanpa Senjata Api: Seluruh anggota Polri yang ditugaskan dalam pengamanan Pilkades tidak diperbolehkan membawa senjata api.
  • Penyelesaian Masalah: Mengedepankan musyawarah dan solusi damai jika terjadi kendala teknis atau perselisihan selama proses pemilihan berlangsung.

Kombes Pol Budi Hermanto juga menyampaikan imbauan kepada seluruh calon kepala desa yang telah lolos tahap seleksi dan verifikasi. Ia berharap para kandidat memiliki kedewasaan politik untuk menerima hasil pemilihan, baik dalam kondisi menang maupun kalah.

Selain kepada para calon, pesan serupa ditujukan kepada para pendukung masing-masing kubu. Masyarakat diminta untuk tetap menjaga ketertiban, menghindari segala bentuk provokasi, serta tidak melakukan intimidasi atau ancaman yang dapat merusak suasana kondusif selama masa pemilihan.

“Kami mengimbau dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa ini bisa berjalan aman, damai, dan tertib,” tambah Budi. Harapannya, dengan adanya pengawasan ketat terhadap praktik perjudian dan pola pengamanan yang humanis, Pilkades Kabupaten Bekasi dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan pemilihan yang bersih dan berintegritas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.