GueBerita.com – Restrukturisasi area bekas Lokalisasi Krengseng di wilayah Kecamatan Krian kini mencapai fase selanjutnya.
Pada Senin (3/8), Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengerahkan ratusan aparat gabungan guna menertibkan bangunan-bangunan liar yang masih bercokol di sana.
Sebanyak 21 unit warung dibongkar habis sebagai langkah nyata dalam mengembalikan fungsi lahan serta menjamin ketertiban umum.
Sejak pukul 09.35 WIB, 125 personel gabungan telah bersiap di lapangan. Pasukan ini melibatkan unsur Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Polsek Krian, Koramil Krian, pihak Kecamatan Krian, Dinas Perhubungan, Dinas PUBMSDA, serta perwakilan PT KAI Daop 8 Surabaya. Operasi tersebut dikomandoi langsung oleh Kasatpol PP Kabupaten Sidoarjo, Drs. Yany Setyawan.
Sebelum aksi pembongkaran dilakukan, seluruh petugas melaksanakan apel yang dipimpin oleh Plt Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Sidoarjo, R. Novianto. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa eksekusi ini bukanlah tindakan spontan, melainkan puncak dari rangkaian prosedur yang telah dijalankan sebelumnya.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melayangkan surat peringatan, melakukan sosialisasi, hingga memberikan tenggat waktu bagi pemilik untuk membongkar bangunannya secara mandiri. Mengingat masih ada bangunan yang belum dirobohkan, tim gabungan akhirnya turun tangan.
“Tindakan ini adalah perwujudan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menegakkan aturan hukum, memelihara ketertiban serta ketenteraman warga, sekaligus menata kembali kawasan agar selaras dengan fungsi aslinya,” ungkap Novianto saat memimpin apel.
Ia melanjutkan bahwa penataan wilayah Krengseng ini tidak sekadar berfokus pada penegakan hukum semata.
Pihak pemerintah juga berupaya menghapuskan beragam aktivitas yang selama ini dinilai menjadi pusat keresahan masyarakat.
Harapannya, penertiban ini dapat membantu pemerintah dalam menekan penyebaran HIV/AIDS serta meredam berbagai masalah sosial yang selama ini melekat pada citra Eks Lokalisasi tersebut.
Setelah apel berakhir, para petugas segera bergerak menuju lokasi bangunan yang masih berdiri. Alat berat mulai dioperasikan untuk meruntuhkan sisa-sisa bangunan yang sebelumnya sempat dibongkar sebagian oleh para penghuninya.






